Wisata Batu Goa Kapal di Solok Selatan

314 hit
Wisata Batu Goa Kapal di Solok Selatan

Muhammad Fauzan

Mahasiswa Universitas Andalas

Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi menerima penghargaan Anugrah Pesona Indonesia (API) kategori surga tersembunyi pada Destinasi wisata alam Goa Batu Kapal (GBK) Kabupaten Solok Selatan, diserahkan oleh Chairman of API, Hiro Kristianto di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. "

Alhamdulillah

, Goa Batu Kapal meraih juara II Anugerah API award 2021. Kita bersyukur, di setiap anugerah API pariwisata daerah kita tetap masuk yang terbaik," ujar Wabup Yulian Efi saat itu.

Destinasi wisata alam Goa Batu Kapal ini populer, terkenal dengan pesona keindahan natural stalagtit dan stalagmit ukiran mahakarya alam di sepanjang lorong goa.

Goa itu terletak di tengah-tengah perkebunan kelapa sawit (plasma) masyarakat di Jorong Ngalau Indah, Nagari Sungai Kunyit Barat, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Solok Selatan.

Memiliki kedalaman 26 meter, menjulang dengan ketinggian 86 meter.

Kondisi bentuknya persis sama menyerupai sebuah kapal yang terdampar di daratan, sehingga di namai Goa Batu Kapal oleh pemerintah kecamatan setempat.

Goa Batu Kapal tersebut berjarak 45 kilometer dari Padang Aro, Pusat Kabupaten Solok Selatan.

Sekitar 194 kilometer dari Kota Padang, butuh waktu sekitar 5,5 jam perjalanan dengan kendaraan roda empat. Populer di tahun 2017 lalu.

Tiga goa ini memiliki keunikan dan keindahan tersendiri yang dapat diabadikan, dan wisatawan boleh berpose sepuasnya.

Setiap sisi akan berbeda pemandangannya, bahkan tidak akan diperoleh hasil jepretan kamera yang sama walaupun lokasinya di situ juga.

Memasuki pintu Goa 1 pengunjung akan langsung takjub dengan susunan batu stalagtit dan stalagmit yang memancarkan warna-warni yang begitu indah.

Begitu juga pada Goa 2 dan 3 akan ditemui sungai kecil pada bagian lantai goa, dan pada dinding dan atap benar-benar membuat terpukau akan warna-warni yang memancar saat sinar matahari masuk lewat lubang di langit-langit goa.

"Saya saja yang setiap hari ada di sini tidak bosan menyaksikan keindahan alam seperti ini," Apalagi orang wisatawan asing.

Stalagtit atau bebatuan yang menggantung dari langit-langit goa kapur itu membentuk corak dan varian warna yang indah dipandang mata.

Susunan bebatuan itu membentuk ruangan-ruangan yang luas dan bertingkat.

Begitu juga stalagmit atau pembentukan bebatuan secara vertikal yang tumbuh dari bawah ke atas yang terbentuk dari air menetes akan banyak ditemukan di lantai goa.

Keindahan alam di sana akan memadukan sensasi goa yang eksotis dengan lukisan mahakarya alam.

Beragam warna dan coraknya. Sebagai bentuk keindahan yang tersembunyi, masih natural, unik dan mempesona. Tidak dimiliki oleh daerah lainnya di Sumbar.

Komentar