Keluhkan Air Bersih hingga Gaji Guru Mengaji

Metro-114 hit 30-11-2020 13:20
Cagub Nasrul Abit saat dialog dengan warga Nagari Koto Sani, Kabupaten Solok, Minggu (29/11). (Dok : Istimewa)
Cagub Nasrul Abit saat dialog dengan warga Nagari Koto Sani, Kabupaten Solok, Minggu (29/11). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Arosuka, Arunala - Calon Gubernur Sumbar Nasrul Abit, menyerap aspirasi warga Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Minggu (29/11).

Padaa kesempatan itu, Nur (54) warga setempat, menyampaikan di nagari mereka belum tersedia air bersih, padahal saluran air sudah terpasang.

"Air bersih di sini belum tersedia, Pak. Saluran sudah ada, tapi air belum mengalir," kata Nur kepada Nasrul Abit.

Baca Juga

Sementara itu, Ajisman, warga lainnya berharap Nasrul Abit memperhatikan nasib imam masjid, garin, dan guru mengaji.

"Kami berharap ada perhatian pemerintah untuk pejuang agama seperti mereka. Merekalah yang seharusnya diperhatikan," ucapnya.

Menjawab pertanyaan warga itu, Nasrul Abit mengatakan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah wajib menyediakan air bersih.

"Saya akan turunkan tim untuk menelusuri apa persoalan yang mengakibatkan air belum mengalir. Ini masuk dalam visi misi kami unggul infrastruktur strategis. Kami akan bangun embung/waduk untuk menjaga lingkungan pasokan air untuk pertanian dan masyarakat," tuturnya.

Nasrul Abit juga akan mengalokasikan gaji guru mengaji, garin, dan imam masjid. Ia akan memberikan bantuan kepada pesantren, MDA, dan TPA.

"Bidang keagamaan ini juga masuk dalam prioritas kami. Tentunya koordinasi dengan Kementerian Agama harus dijalin sebab bidang agama di bawah kewenangan mereka. Saya yakin mereka setuju karena kita akan memberi bantuan," ucap Wakil Gubernur Sumbar yang sedang cuti pilkada itu. (rel)

Komentar