Rusak, 559 Lembar Surat Suara Pilgub Dimusnahkan

Metro-97 hit 08-12-2020 19:31
Komisioner KPU Sumbar Izwaryani beserta staff dan Ketua KPU Kota Pariaman Aisyah lakukan monitoring di TPS 01 Desa Talago Sariak Nagari IV Angkek Padusunan Kecamatan Padang Timur, Selasa (8/12). (Foto : Can)
Komisioner KPU Sumbar Izwaryani beserta staff dan Ketua KPU Kota Pariaman Aisyah lakukan monitoring di TPS 01 Desa Talago Sariak Nagari IV Angkek Padusunan Kecamatan Padang Timur, Selasa (8/12). (Foto : Can)

Penulis: Can

Pariaman, Arunala -- Satu hari jelang hari pemungutan Pilkada serentak 2020 di Sumbar, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar lakukan monitoring ke beberapa kabupaten dan kota. Monitoring guna melihat kesiapan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di daerah-daerah itu.

Salah satu daerah kunjungan KPU Sumbar yaitu Kota Pariaman, yang dilakukan Komisioner KPU Sumbar Izwaryani, dan stafnya pada Selasa (8/12).

Kedatangan Izwaryani langsung disambut hangat oleh Ketua KPU Kota Pariaman beserta staffnya di kantor KPU Kota Pariaman.

Baca Juga

Izwaryani mengatakan kedatangan KPU Sumbar untuk memantau kesiapan logistik di TPS, yang ada di Kota Pariaman. Salah satu TPS yang jadi lokasi pemantauan KPU Sumbar itu yakni TPS 01 yang berada di Desa Talago Sariak Nagari IV Angkek Padusunan Kecamatan Padang Timur.

"Hari ini (Selasa, red) kami ingin memastikan bagaimana persiapan TPS 01 dari dekat, dan apa yang kami lihat, Alhamdulillah semuanya sudah selesai," kata Izwaryani.

Dia berharap agar Pilkada 2020 ini berjalan baik meski dalam pendemi Covid-19.

"Besar harapan kami, Pilkada ini bisa berjalan dengan baik dan tidak lupa tetap patuhi protokol kesehatan (Prokes) karena Pilkada tahun ini digelar dalam situasi pandemi Covid-19," ucapnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Pariaman, Aisyah mengatakan untuk kesiapan Pilkada serentak 2020 TPS Kota Pariaman sudah lengkap.

"KPU Kota Pariaman baru saja memusnahkan 559 lembar surat suara pemilihan Pilgub yang rusak. Pemusnahkan surat suara rusak dan berlebih dengan cara dibakar itu merupakan hasil sortir seluruh surat suara yang kami terima," kata Aisyah.

Ia menyebutkan rusaknya ratusan lembar surat suara itu yaitu karena tidak memiliki nama untuk seluruh pasangan calon, warnanya berbeda, robek, dan terlipat atau mengkerut.

Pemusnahan surat suara rusak tersebut dilakukan bersama unsur Forkompimda Kota Pariaman, serta Bawaslu Kota Pariaman.

Usai pemusnahan surat suara rusak, KPU Kota Pariaman juga dilepasnya pendistribusian logistik Pilkada Sumbar di Pariaman yang langsung ke tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS).

"Surat suara yang didistribusikan tersebut mencapai 66.871 lembar yang jumlah itu dilebihkan 2,5 persen dari jumlah pemilih di Pariaman yaitu 65.159 orang," ujarnya.

Komentar