Tangani 148 Perkara Perdagangan Orang

Metro-190 hit 22-12-2020 18:09
Kapolri Jenderal Idham Azis saat rilis akhir tahun Polri 2020 di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (22/12). (Dok : Istimewa)
Kapolri Jenderal Idham Azis saat rilis akhir tahun Polri 2020 di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (22/12). (Dok : Istimewa)

Penulis: Darizon Y

Jakarta, Arunala - Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri sepanjang tahun 2020 mencatat telah menangani 148 perkara terkait dengan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Kapolrii Jenderal Idham Azis menjelaskan, dari 148 perkara, 126 kasus diantaranya telah diselesaikan selama tahun 2020 ini. Atau jika dalam persentase penyelesaian perkara (selra) sekira 85 persen.

"Terkait perdagangan orang (TTPO), Polri selesaikan 126 perkara dari 148 perkara yang dilaporkan atau mencapai 85 persen," kata Idham dalam acara rilis akhir tahun Polri 2020 yang digelar secara virtual, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (22/12).

Baca Juga

Di sisi lain, Idham menyebut, dalam bidang operasional, Polri menerima 238.384 kejahatan yang dilaporkan. Sebanyak 173.035 kasus diantaranya telah diselesaikan.

"Jumlah kejahatan yang dilaporkan sebanyak 238.384 perkara dengan penyelesaian 173.035 perkara (73 persen) meningkat 2 persen dibandingkan tahun 2019," ujar Idham lagi.

Sementara itu, pemberantasan street crime atau kejahatan jalanan, polisi menuntaskan 3.900 perkara pencurian dan kekerasan dari 5.349 perkara (73 persen) penyelesaiannya.

"Pemberantasan street crime, tuntaskan 3.900 perkara curas dari 5.349 perkara," ucap Idham.(*)

Komentar