Menkes: Ahli Kemenkes Lakukan Kajian Secara Scientific

Metro-54 hit 26-12-2020 00:29
Ilustrasi pemeriksaan virus Covid-19. (Dok : Istimewa)
Ilustrasi pemeriksaan virus Covid-19. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Jakarta, Arunala - Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin mengaku sudah mendengar kabar akan adanya varian baru virus SARS-CoV-2 di Inggris yang disebut lebih cepat menular.

Menanggapi itu, Menkes mengaku sudah menugaskan para ahli Kementerian Kesehatan RI untuk melakukan penelitian terkait varian virus baru itu, dan mencari tahu lebih jauh karakteristik varian virus baru tersebut dan risiko yang membahayakan.

"Kami sudah dengar ada berita tersebut, yang kami lakukan adalah meminta para ahli di Kemenkes untuk mempelajari strain tersebut, karena ini harus dilakukan kajian secara scientific," ujar Budi Gunadi Sadikin saat konferensi pers, di Jakarta, Jumat (25/12).

Baca Juga

Urusan varian virus corona baru, kata Menkes Budi sangatlah teknis dan hanya para ahli yang bisa berbicara terkait hal ini, masyarakat umum yang tidak memiliki keahlian diminta untuk selalu mendengarkan informasi dari para laboran dan peneliti.

"Karena ini adalah hal yang sangat teknis, biologis kedokteran sifatnya, kita harus konsultasikan segera ke para ahli," katanya.

"Saya sudah minta teman-teman untuk segera berkonsultasi dengan ahli mikrobiologi kedokteran, untuk bisa memastikan apa sebenarnya yang terjadi," lanjut Budi.

Terakhir, mantan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (Wamen BUMN) itu meminta masyarakat, termasuk media untuk tidak menelan mentah-mentah atau terburu-buru menyimpulkan informasi kehadiran varian virus corona baru ini.

"Saya sampaikan untuk hal-hal seperti ini jangan terlalu terburu-buru, kita menolak kebenaran berita ini atau menolak kebernaran berita ini," tutupnya. (*)

Komentar