BPN Pessel Terima 1.934 Persil Program PSTL 2021

Metro-129 hit 06-01-2021 22:29
Perwakilan masyarakat yang menerima PTSL sisa tahun 2020 dari BPN Pessel, Selasa (5/1). (Foto : Rio)
Perwakilan masyarakat yang menerima PTSL sisa tahun 2020 dari BPN Pessel, Selasa (5/1). (Foto : Rio)

Penulis: Snm

Painan, Arunala -- Di tahun 2021 ini, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), mendapat program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL), dengan sertifikat hak atas tanah (SHT) sebanyak 1.584 ribu persil (bidang), dan surat hak atas tanah mandiri (SHTM) sebanyak 350 persil.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pertahanan Nasional (BPN) Pessel, Efrizal saat penyerahan simbolis 40 ribu persil PTSL sisa tahun 2020, dan 100 persil tanah redistribusi (Program Reforma Agraria) tahun 2020, di Aula Kantor BPN Pessel, Selasa (5/1).

"Untuk sertifikat hak atas tanah (SHT) sebanyak 1.584 ribu itu, nantinya akan dibagi untuk beberapa nagari di Pessel, seperti Nagari Gurun Panjang Utara, Gurun Panjang Utara Selatan di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara. Sedangkan untuk program hak atas tanah mandiri (SHT) sebanyak 350 bidang ini sedang dalam pendataan," kata Efrizal.

Baca Juga

Sejalan dengan program baru yang dibuat BPN itu, Efrizal menyampaikan jika dalam pengurusan sertifat tanah PTSL, baik itu untuk SHT dan SHTM sudah ada standar biayanya.

Biaya yang diberlakukan mulai dari biaya materai, foto copy, pemancangan dan transportasi panitera ke BPN, semuanya sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup), yakni sebesar Rp250 ribu.

"Jika ada oknum atau pihak-pihak yang meminta biaya lebih dari ketentuan yang sudah ada itu untuk pengurusan sertifikat tanah yang masuk program PTSL, maka itu merupakan pungutan liar (pungli)," tukas Erizal.

Untuk itu, lanjut dia, pihak BPN Pessel mengimbau masyarakat, jika ada yang meminta uang biaya pengurusan sertifikat program PTSL tidak sesuai Perbup silakan melaporkan hal itu ke BPN Pessel.

"Kami akan segera menindaklanjuti laporan masyarakat itu," tekuk Erizal lagi.

Di kesempatan yang sama, Erizal juga menyerahkan secara simbolis 40 ribu persil PTSL sisa tahun 2020, dan 100 persil tanah redistribusi (Program Reforma Agraria) tahun 2020 kepada masyarakat Pessel.

Penyerahan itu sengaja dilakukan di Kantor BPN Pessel mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19. Penyerahan simbolis itu dibagikan kepada 10 orang perwakilan warga penerima PTSL.

Komentar