2 Rumah Permanen Dilahap Si Jago Merah

Metro-180 hit 13-01-2021 22:18
Dua unit rumah warga di Kubu Dalam, Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur yang habis terbakar pada kejadian Rabu siang (13/1). (Foto : Can)
Dua unit rumah warga di Kubu Dalam, Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur yang habis terbakar pada kejadian Rabu siang (13/1). (Foto : Can)

Penulis: Can

Padang, Arunala - Dua unit rumah semi permanen yang berada di Komplek Andalas Makmur, RT 003 RW 003, Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang ludes terbakar, Rabu (13/1) sekitar pukul 12.00 WIB.

Selain menghanguskan dua unit rumah beserta isinya, kebakaran juga nyaris membakar satu unit rumah lainnya yang letaknya bersebelahan dengan rumah yang terbakar, untung hal itu segera bisa diatasi pihak pemadan kebakaran (Damkar) Kota Padang.

"Dua unit rumah yang terbakar itu kondisinya rusak berat, isinya berupa surat-surat penting, perabotan, serta pakaian hangus terbakar. Sedangkan satu unit rumah lagi mengalami rusak ringan,"ujar Kapolsek Padang Timur, AKP Afrides Roema.

Baca Juga

Dikatakan Afrides, kebakaran pertama kali diketahui oleh anak pemilik rumah bernama Dean Rizania (35) yang melihat kepulan asap dari loteng rumah, yang kemudian berlarian keluar menyelamatkan mobil dan sepeda motor yang terparkir di pekarangan rumah.

"Dibantu oleh warga sekitar, korban menyelamatkan mobil dan sepeda motornya, yang kemudian berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sembari menunggu kedatangan petugas Damkar kelokasi,"sebut AKP Afrides.

Disebutkannya, sekitar pukul 12.15 WIB, datang mobil Damkar untuk memadamkan api, dan pukul 12.45 api dapat dipadamkan dan proses pendinginan, dan sekitar pukul 13.05 WIB mobil Damkar meninggalkan lokasi. Selanjutnya kepolisian memasang garis polisi untuk melakukan penyelidikan penyebab kebakaran.

"Untuk sementara, penyebab kebakaran diduga akibat arus pendek (kosleting), karena kabel sudah tua dan lama. Kerugian jiwa nihil, sedangkan kerugian materil diperkirakan mencapai Rp300 juta,"ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam (Damkar) Kota Padang Basril mengatakan untuk memadamkan api pihaknya menurunkan sembilan unit armada dan 67 personel pemadam kebakaran.

"Kendala saat proses pemadaman tidak ada, hanya saja saat proses pemadaman banyak warga di sekitar lokasi kejadian yang datang sehingga cukup mengganggu," imbuhnya.

Lebih lanjut Basril menyatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun, bencana kebakaran ini menimbulkan kerugian material bagi korban.

"Untuk total kerugian termasuk dugaan penyebab kebakaran kami serahkan kepada penyidik kepolisian setempat," ungkapnya.

Komentar