Peran KPU Sumbar Pra Pilkada Serentak Dibenah

Metro-216 hit 16-01-2021 21:42
Pengamat Politik Unand Asrinaldi saat menyerahkan penghargaan kepada salah seorang jurnalis yang jadi pemenang utama untuk lomba penulisan artikel yang diadakan KPU Sumbar, Sabtu (16/1). (Dok : Istimewa)
Pengamat Politik Unand Asrinaldi saat menyerahkan penghargaan kepada salah seorang jurnalis yang jadi pemenang utama untuk lomba penulisan artikel yang diadakan KPU Sumbar, Sabtu (16/1). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar menyelenggarakan seminar yang membedah peran KPU Sumbar saat pra pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 kemarin.

Dalam seminar yang diadakan di salah satu hotel di Padang, Sabtu (16/1) itu, dua nara sumber dihadirkan yakni Pengamat Politik Unand, Asrinaldi, dan Dosen UNP, Devi Kurnia Alamsyah.

Selain seminar, juga lakukan pemberian hadiah pada para pemenang lomba-lomba yang diadakan KPU Sumbar menyangkut pilkada serentak di Sumbar.

Baca Juga

"Sebenarnya, seminar yang kami adakan itu untuk mereflekaksikan sejauh mana pengaruh dari berbagai lomba yang KPU Sumbar adakan jelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di Sumbar, misalnya lomba menulis, lomba foto dan lainnnya," kata Komisioner KPU Sumbar, Nova Indra saat dihubungi Arunala.com , Sabtu malam (16/1).

Artinya, dengan cara seperti itu, sebut Nova Indra, KPU dapat melihat ada atau tidaknya efek bagi pemilih terkait dari informasi, sosialisasi, tentang pilkada serentak.

Kemudian, lanjut dia, dengan adanya orang menulis artikel atau mengupload foto soal pilkada, apakah akan membuat masyarakat di Sumbar tahu dengan adanya pilkada serentak dan sejauh mana pengaruhnya bagi masyarakat.

"Itu yang kami review melalui seminar refleksi ini. Sekaligus di acara seminar itu kami isi juga dengan pemberian hadiah bagi para pemenang lomba yang diadakan KPU Sumbar tersebut," ucap Nova Indra.

Sementara, Asrinaldi dalam seminar itu mengatakan dibandingkan dengan pilkada sebelumnya, untuk Pilkada 2020 memang terjadi peningkatan. Bisa saja karena pengaruh banyaknya calon, atau sosialisasi yang sampai kepada masyarakat.

Dari pengamatan dia, pilkada serentak yang dilaksanakan saat ini pandemi ini, dan KPU Sumbar sudah bisa mengakomodir perkembangan zaman.

"Buktinya, untuk memasivkan pelaksanaan pilkada serentak 2020, KPU Sumbar menggandeng berbagai komunitas dan juga mengadakan berbagai lomba yang tujuannya agar bagaimana masyarakat tinggi animo memilihnya," jelas Asrinaldi.

Hal senada juga disampaikan Devi, dimana pada 2004, KPU juga melakukan hal serupa, dengan mengadakan berbagai lomba, dan membuat beberapa film dokumenter, seperti yang dilakukan KPU Sumbar jelang pilkada serentak 2020 ini.

Di pihak lain, Kabag Hukum, Teknis dan Hupmas KPU Sumbar Aan Wuryanto mengatakan, berbagai lomba yang diadakan itu dikaitkan dengan efek positif pemilih, dimana bisa menyentuh langsung kepada masyarakat, sehingga minat untuk memilih akan semakin meningkat.

"Melihat efek positif ditambah dengan banyaknya rekan-rekan media yang ikut lomba yang kami adakan, kedepannya akan kami terus dengan lomba-lomba yang lainnya," kata Aan Wuryanto.

Dalam berbagai lomba yang diadakan KPU Sumbar itu, 150 orang lebih peserta ikut dan kebanyakan dari unsur jurnalis.

Komentar