Adib Sayangkan Polemik di SMKN 2 Padang Tersebar di Medsos

Edukasi-526 hit 25-01-2021 23:53
Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Adib Alfikri (Dok : Istimewa)
Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Adib Alfikri (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Menanggapi polemik penggunaan jilbab di SMKN 2 Padang yang makin meruncing, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumbar, Adib Alfikri mengaku telah menurunkan tim ke sekolah bersangkutan.

Tidak itu saja, Adib juga meminta semua pihak tenang dan tidak memberikan statemen yang menjadi pemicu, baik dari pihak SMKN 2 Padang maupun pihak wali murid yang telah memviralkan video percakapannya dengan salah satu guru BK.

"Kalau masalah aturan siswi SMK untuk memakai jilbab mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Kota Padang beberapa tahun sebelumnya. Kalau secara aturan dari Kementerian Pendidikan, itu murni kewenangannya sekolah. Sekolah lah yang membikin tata tertib yang mengacu kepada aturan yang sudah ada," kata Adib Alfikri kepada wartawan di Padang, Senin (25/1).

Baca Juga

Kemudian, dirinya juga sangat menyayangkan terkait video yang disebar luaskan di media sosial.

"Padahal permasalahan masih dalam proses awal sehingga orang-orang sudah memelintir sehingga terjadi kekisruhan. Kita harus paham, bagaimana budaya lokal kita di Minang sangat kental dan berpakaian muslim sudah budaya minang sejak dulunya," katanya lagi.

Diakuinya, ini tidak lagi permasalahan agama, dan kepada semua pihak untuk bisa tenang dan tidak lagi memberikan statemen-statemen yang menjadi pemicu.

"Dengan adanya permasalah ini, langkah berikutnya yang kami ambil yakni melayangkan surat edaran ke seluruh kepala sekolah untuk mengkaji ulang terkait aturan-aturan yang nantinya berpotensi memunculkan intoleransi di sekolah," kata dia.

Adib menambahkan, terkait video yang sudah disebarluaskan oleh wali murid jika mengacu kepada Undang-Undang ITE, perkara sudah duduk. Namun kepada pihak sekolah diminta tidak melakukan perlawanan.

"Awalnya memang ada keinginan pihak sekolah melaporkan hal itu ke polisi. Tapi kami tahan dan meminta untuk menyelesaikan permasalahan dengan kepala dingin," kata Adib Alfikri.

Menyinggung hasil laopran tim investigasi yang dibentuk Disdik Sumbar, Adib mengaku tim tersebut belum membuat laporan secara tertulis kepada dirinya.

Komentar