Nofal Wiska Kembali Pimpin KI Sumbar

Metro-136 hit 09-02-2021 19:45
Nofal Wiska kembali jabat Ketua KI Sumbar di tahun 2021 ini. (Dok : Istimewa)
Nofal Wiska kembali jabat Ketua KI Sumbar di tahun 2021 ini. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Untuk kedua kalinya, pimpinan Komisi Informasi (KI) dipegang Nofal Wiska. Kepastian itu diperoleh setelah KI Sumbar melaksanakan rapat pleno dengan agenda pemilihan pimpinan KI Sumbar untuk tahun 2021 ini.

Kembalinya tampuk pimpinan ke tangan Nofal Wiska lebih dulu melewati perdebatan sengit para anggota KI, pada rapat pleno yang dilangsungkan di kantor KI Sumbar, di Padang, Selasa (9/2).

Perdebatan sengit itu berhasil diredakan Nofal Wiska, yang menjadi pimpinan rapat saat itu. Pasalnya dalam rapat tersebut, dua kandidat ketua yakni Nofal Wiska selaku incumbent dan Tanti Endang Lestari, saling bersikukuh untuk menjadi ketua KI Sumbar di periode kali ini.

"Akhirnya dilakukan voting setelah jalan musyawarah tidak tercapai. Saat voting dilakukan, tiga dari lima komisioner KI Sumbar yakni Arfitriati, Arif Yumardi dan saya sendiri menyatakan abstein dalam voting itu, jadi penentuan dilakukan dengan cara rembuk dua calon tadi," ujar Adrian Tuswandi kepada Arunala.com di Padang, Selasa (9/2).

Karena hanya ada dua suara dan keduanya calon pula, jelas Adrian, maka dia mengusulkan keduanya untuk rembuk saja.

Dia melanjutkan, setelah rembuk dua calon sekitar tiga menit, akhirnya Tanti Endang Lestari memilih legowo dan Nofal Wiska sah menjadi Ketua Komisi Informasi Sumbar kembali.

Sedangkan untuk penentuan posisi wakil ketua KI, imbuh Adrian, nyaris sama kejadiannya saat penentuan posisi ketua.

"Untuk penentuan posisi wakil ketua juga dua nama yang muncul yakni Arif Yumardi dan saya. Pemilihannya juga melalui voting, dan Arif berhasil meraih dua suara, dan Adrian satu suara, sedang dua komisioner abstein yaitu Arfitriati dan Arif Yumardi.

Sementara, Adrian Tuswandi yang sebelumnya menduduki posisi wakil ketua kini menduduki jabatan komisione Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi (PSI), yang sebelumnya dipegang Arif Yumardi.

Sedang posisi Bidang Kelembagaaan dipegang Tanti Endang Lestari, dan Bidang ASE dipegang Arfitriati.

Komentar