PT ASDP Padang Tambah Satu Unit Lagi Kapal Roro

Metro-372 hit 16-04-2021 15:16
Saat Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharulah bersama pihak PT ASDP Padang dan undangan lainnya meresmikan pengoperasian KMP Tanjung Burang, di Bungus, Teluk Kabung Padang, Jumat (16/4). (Foto : Arzil)
Saat Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharulah bersama pihak PT ASDP Padang dan undangan lainnya meresmikan pengoperasian KMP Tanjung Burang, di Bungus, Teluk Kabung Padang, Jumat (16/4). (Foto : Arzil)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah meresmikan pengoperasian pelayaran perdana Kapal Motor Penumpang (KMP) Tanjung Burang (Kapal Roro) milik PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Padang, di Pelabuhan Penyebarangan Bungus, Teluk Kabung, Padang, Jumat (16/4).

KMP Tanjung Burang ini menjadi kapal ketiga milik PT ASDP Padang, sebelumnya perusahaan ini sudah memiliki ada dua kapal lainnya yakni KMP Ambu-ambu dan KMP Gambolo.

Dalam peresmian KMP Tanjung Burang itu, Mahyeldi mengucapkan terima kasih kepada pihak PT ASDP yang sudah mengabulkan permintaan Pemprov Sumbar untuk peningkatan alat transportasi laut antara Padang-Mentawai.

"Bayangkan kalau distribusi barang dan orang dari Kota Padang ke Pulau Mentawai tidak lancar, maka itu bisa memicu terjadinya inflasi, karena naiknya harga barang ke tempat itu," kata Mahyledi.

Makanya, imbuh Mahyeldi, dengan hadirnya kapal baru milik PT ASDP cabang Padang yakni KMP Tanjung Burang, menjadikan intensitas pelayaran antara Kota Padang dan Kabupaten Kepulauan Mentawai makin cepat.

"Sebelumnya hanya dua kali dalam seminggu kini bisa menjadi tiga kali seminggu. Ini bisa membuat angka inflasi di Mentawai turun seiring dengan makin lancarnya arus penumpang dan barang ke Mentawai dan pulau-pulau di sekitarnya," ujar Mahyeldi.

Sedangkan pengamatan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Sumbar, Deny Kusdiana menerangkan hasil kajian pihak Bank Indonesia (BI) wilayah Sumbar menunjukkan dalam kurun beberapa tahun belakangan (2018-2020), Mentawai menjadi daerah tertinggi angka inflasinya di Sumbar yakni mencapai angka 20 persen.

Prediksi Deny, naiknya angka inflasi di Mentawai karena tidak lancarnya intensitas pelayaran ke kabupaten itu.

"Makanya, dengan adanya KMP Tanjung Burang diharapkan bisa menekan tingkat inflasi di sana (Mentawai, red), seiring dengan makin seringnya jadwal pelayaran kapal milik PT ASDP dari Padang ke Mentawai. Biasanya dua kali seminggu, kini sudah bisa tiga kali seminggu," kata Deny Kusdiana.

General Manager (GM) PT ASDP Padang, Arsil menjelaskan keberadaan KMP Tanjung Burang akan mengoptimalkan pelayaran penyeberangan antara Kota Padang dengan Kabupaten Kepulauan Mentawai.

"Selama ini, PT ASDP Padang hanya memiliki dua unit kapal Roro yakni Gambolo dan Ambu-ambu dalam melayani rute pelayaran antar pulau itu," kata Arsil.

Kemudian, dengan adanya tambahan satu kapal baru ini, Arsil mengatakan ini akan menjadikan frekuensi pelayaran kapal penyebarangan ini makin bertambah.

"Biasanya dua kali dalam seminggu, namun dengan ada tambahan satu unit kapal baru, frekuensi pelayaran ke Mentawai jadi tiga kali dalam seminggu," ungkap Arsil.

Untuk KMP Tanjung Burang, Arsil menerangkan kapal tersebut berkapasitas 540 Grosston (GRT), dengan daya angkut 316 orang penumpang, serta bisa mengangkut 15 unit kendaraan roda dua (sepeda motor) dan 18 unit kendaraan roda empat, dengan jumlah crew kapal 19 orang.

"Kehadiran KMP Tanjung Burang ini merupakan bagian upaya PT ASDP Padang meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam hal angkutan penyeberangan antar pulau ini," kata Arsil.

Dia juga menerangkan, selain memiliki tiga kapal Roro, PT ASDP Padang juga punya satu kapal perintis yang dioperasikannya bernama Kendhaga Nusantara 2.

"Kapal ini merupakan program Tol Laut dari pihak PT ASDP Padang, yang melayani rute pelayaran Padang-Sikakap-Sinabang-Gunung Sitoli (Nias) dan kembali lagi ke Padang," urai Arsil.

Komentar