Satu Rumah Warga Hancur Diterjang Material Longsor

Metro-229 hit 16-05-2021 16:37
Sejumlah warga berusaha mencari barang-barang yang bisa diselamatkan dari rumah warga yang hancur akibat hantaman material longsong yang terjadi di Jorong Pangkua Kaciek, Minggu (16/5). (Dok : Istimewa)
Sejumlah warga berusaha mencari barang-barang yang bisa diselamatkan dari rumah warga yang hancur akibat hantaman material longsong yang terjadi di Jorong Pangkua Kaciek, Minggu (16/5). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Aro Suka, Arunala -- Bencana longsor yang mengakibatkan hancur satu unit rumah warga di Jorong Pangkua Kaciek, Nagari Taruang-Taruang, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok pada Minggu (16/5), langsung mendapat perhatian dari Bupati Solok, Epyardi Asda.

Bupati ini menerangkan dianya segera memerintahkan kepada dua kepala dinas teknisnya untuk segera melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.

"Terus terang saya baru dapat informasi dari adinda tentang adanya satu rumah warga yang hancur akibat diterjang material longsor yang terjadi di Jorong Pangkua Kaciek. Segera saya minta Dinas PUPR dan BPBD Kabupaten Solok ke lokasi kejadian untuk mengeceknya," kata Epyardi Asda saat dihubungi Arunala.com , Minggu sore (16/5).

Baca Juga

Sebelumnya, Wali Nagari Taruang-Taruang, Rushimal Ulya menyampaikan ada satu unit rumah warga yang ada di Jorong Pangkua Kaciek, hancur akibat terbawa material longsor, pada Minggu siang (16/5).

Menurut pengakuan Rushimal, diketahui rumah yang hancur tersebut milik Rusli, salah seorang perangkat Tata Usaha SMAN 1 di Kota Solok.

"Saya dan perangkat KAN dan warga setempat bahu membahu membantu mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Sedangkan peristiwa tanah longsor terjadi di jorong itu sekitar pukul 11.00 WIB," ujar wali nagari ini.

Dia menyebut, rumah yang hancur akibat timbunan material longsor itu memang belum sempat dihuni oleh pemiliknya.

"Kini rumah itu sudah terbawa longsor, kamar tidur, dapur, kamar mandi, dinding, dan lantai rumah ikut ambrol," paparnya.

Akibat kejadian itu, terang Rushimal, kerugian korban ditaksir untuk sementara ini mencapai lebih kurang Rp.75 juta.

"Beruntung tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa itu," imbuhnya.

Dia menambahkan, selain kejadian di Jorong Pangkua Kaciek, longsor juga terjadi di Jorong Balai Okok. Dinding tebing yang ada tempat itu runtuh dan menimbun badan jalan dan juga nyaris mengenai rumah warga.

"Dari kejadian longsor itu, kami minta warga untuk lebih waspada terhadap bencana longsor, terutama saat musim penghujan seperti ini," kata Rushimal.

Komentar