Dua Jam Jalan Penghubung Pessel-Kerinci Terputus

Metro-258 hit 17-05-2021 01:49
Jajaran Polsek Tapan bersama warga membersihkan material longsor yang terjadi di ruas Jalan Jangki Ayam, Sako, Tapan pada Minggu malam (16/5). (Dok : Istimewa)
Jajaran Polsek Tapan bersama warga membersihkan material longsor yang terjadi di ruas Jalan Jangki Ayam, Sako, Tapan pada Minggu malam (16/5). (Dok : Istimewa)

Penulis: Snm

Painan, Arunala - Hujan deras yang terjadi di Kecamatan Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan Pessel) sepanjang Minggu (16/5) siang hingga malam, tidak saja membuat dua nagari di kecamatan itu terendam banjir.

Tidak itu saja, lebatnya hujan juga sempat membuat jalan penghubung antar provinsi yakni Pessel dengan Kabupaten Kerinci (Jambi) sempat terputus beberapa jam lamanya akibat longsor tebing di areal perbukitan yang ada di kawasan Jangki Ayam, Sako, Kecamatan Tapan, Pessel.

Kejadian ini segera direspon pihak Polsek Tapan dengan menurunkan personilnya ke lokasi longsor.

Baca Juga

"Kejadian longsor terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Kami segera ke sana untuk membersihkan material longsoran itu bersama warga setempat dengan menggunakan alat seadanya," kata Kapolsek Tapan, Iptu Gusmanto M saat dihubungi Arunala.com , Minggu malam (16/5).

Dia menyebut, upaya pembersihan material longsor itu berjalan selama dua jam dalam kondisi hujan lebat.

"Kurun waktu dua jam material longsor sudah bisa dibersihkan. Dan sekarang kendaraan sudah bisa lewat. Sebelumnya kendaraan-kendaraan itu sempat tertahan akibat longsor menutupi badan jalan," terang Kapolsek ini.

Dia menambahkan, mendapati tingginya curah hujan di Tapan saat ini, dia mengimbau warga agar selalu waspada,

"Karena dengan curah hujan yang tinggi ini bencana bisa saja terjadi kapan saja. Untuk itu saya mengimbua warga selalu waspada"," ingat Gusmanto.

Komentar