Mardison: Pemko Tak Ingin Lengah Tangani Covid-19

Metro-130 hit 20-05-2021 08:38
Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin saat mengunjungi sejumlah kantor desa yang ada di Kota Pariaman, Rabu (19/5). (Dok : Istimewa)
Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin saat mengunjungi sejumlah kantor desa yang ada di Kota Pariaman, Rabu (19/5). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala -- Penerapan protokol kesehatan (Prokes) pada jajaran tingkat desa di Kota Pariaman jadi perhatian Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin. Ini terlihat saat dirinya mengunjungi sejumlah kantor desa yang ada di kota itu, Rabu (19/5).

Apa yang dilakukan Mardison itu erat kaitannya dengan kondisi Kota Pariaman yang berada pada zona kuning penyebaran Covid-19 di Sumbar.

"Memang masih dalam suasana Lebaran dalam rangka pai barayo, saya juga ingin memastikan semua perangkat desa yang ada di kota ini patut dengan prokes, sekaligus mengecek bagaimana kinerja perangkat desa seusai libur Lebaran," kata Mardison di sela kunjungannya itu.

Baca Juga

Dirinya juga mengimbau masyarakat yang saat itu sedang berurusan di kantor desa untuk juga patuh dengan prokes, mengingat masa pandemi masih berlangsung hingga kini, sekaligus meminta seluruh kantor desa di kotanya menyediakan sarana cuci tangan di kantor desa.

Terkait kehadiran pegawai (ASN) hari pertama masuk kerja pasca lebaran kemarin, Mardison mengapresiasi tingkat kehadiran mereka yang mencapai 90 persen lebih yang masuk kerja, kendati ada juga yang tidak hadir.

"Namun ketidakhadiran mereka itu karena ada yang sakit dan sebagainya. Kami menyadari dalam kondisi Covid ini tentu tidak bisa memaksa para ASN yang mengalami sakit, dan mereka kami beri dispendasi," terang Mardison.

Usai mengunjungi sejumlah kantor desa, Mardison juga memantau keberadaan posko penanganan Covid-19 yang ada di desa-desa tersebut.

Dia menyebut, keberadaan posko penanganan Covid di tingkat desa itu sesuai dengan instruksi Mendagri Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro, dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Alhamdulillah, meskipun Kota Pariaman saat ini berada pada zona kuning atau risiko rendah, namun pihak pemko tidak boleh lengah dengan prokes," kata Mardison.

Komentar