PPI Buka Sentra Perdagangan di Kota Pariaman

Ekonomi-152 hit 21-05-2021 19:55
Wali Kota Pariaman, Genius Umar bersama Komisaris Independen PT PPI, Kapitra Ampera belum lama ini di Kota Pariaman. (Dok : Istimewa)
Wali Kota Pariaman, Genius Umar bersama Komisaris Independen PT PPI, Kapitra Ampera belum lama ini di Kota Pariaman. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala -- Menjawab kelangkaan pupuk dan pestisida bagi petani, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) mulai beroperasi di Kota Pariaman. Keberadaan salah satu BUMN ini dalam memudahkan para petani di kota itu dan di daerah lainnya mendapatkan pupuk dan pestisida.

Mulai beroperasinya PPI ini, diharapkan menjadi ungkit sektor pertanian, perdagangan dan jasa di kota tersebut.

"Dengan hadirnya PPI ini, nantinya bakal menjadikan Kota Pariaman sebagai daerah penyalur pupuk dan produksi PPI lainnya, untuk selanjutnya didistribusikan ke sejumlah kabupaten dan kota yang ada di Sumbar," ujar Wali Kota Pariaman, Genius Umar terkait kehadiran PPI di kota itu, Jumat (21/5).

Lebih dari itu, Genius menghendaki dengan adanya PPI di Kota Pariaman bisa pula menjadikan daerah itu sebagai pusat perdagangan bagian Barat Sumbar.

"Sebab itu, pemko menggratiskan PPI menggunakan kios sebagai tempat distribusi pupuk dan pestisidanya di Pasar Jati selama satu tahun ini," tukas dia.

Perusahaan pupuk PPI, sebut Genius, adalah salah satu perusahaan milik pemerintah yang bergerak dalam usaha perdagangan, telah berdiri sejak 2003 lalu.

Saat ini, perusahaan tersebut menjadi perusahaan besar dengan jumlah cabang yang tersebar di 32 kantor cabang seluruh Indonesia dan mempunyai lebih dari 12.000 kios atau utlet.

"Untuk saat ini, PPI memang baru menyuplai pupuk, pestisida dan herbisida di kios yang ada di Pasar Produksi Jati ini, kedepan PPI juga akan mensuplai peralatan kesehatan, produk farmasi, pangan dan membuat Cafe Covare yang merupakan brand dari PPI sendiri," tutupnya.

Sebelumnya, Komisaris Independen PT PPI, Kapitra Ampera mengungkapkan Kota Pariaman saat ini menjelma menjadi kota yang diperhitungkan di pusat.

Menyinggung kehadiran PPI di Kota Pariaman, Kapitra menyebutkan tidak lain sebagai upaya pemerataan pembangunan nasional, dan nantinya Kota Pariaman akan menjadi sentra perdagangan baru di pulau Sumatera.

"Bagi pihak PPI, tentunya akan komit mewujudkan hal yang telah diploting pemerintah pusat untuk Kota Pariaman ini," kata Kapitra Ampera.

Kota Pariaman kata dia, saat ini telah menjadi kota yang dapat bersaing dengan daerah lainnya di Indonesia, bahkan beberapa program yang telah dijalankanya dalam kepemimpinan Genius Umar, sering menjadi contoh bagi daerah lain untuk belajar dan sharing informasi.

"Bukan hanya itu saja, banyak bantuan dan program pusat yang berhasil digaet Wali Kota Pariaman ini untuk membangun daerahnya, bahkan Pasar Rakyat Kota Pariaman yang nilainya hampir Rp.100 miliar telah selesai dibangun dan digunakan," kata Kapitra. (*)

Komentar