Pilkada Serentak 2020 Akhirnya Ditunda

Metro-253 hit 30-03-2020 22:24
Kantor KPU Sumbar. (Foto : Istimewa)
Kantor KPU Sumbar. (Foto : Istimewa)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Penyelenggaraan Pilkada serentak 2020 akhirnya ditunda. Kepastian itu diputuskan dalam rapat bersama Komisi II DPR RI dengan pemerintah diwakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, KPU RI, Bawaslu RI, dan DKPP di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (30/3).

Alasan penundaan itu diantaranya dengan semakin meluasnya wabah Covid-19 di Indonesia, serta beberapa alasan lainnya.

Ketua KPU Sumbar Amnasmen ketika dihubungi Arunala.com tadi malam menyebutkan telah mendapat informasi adanya penundaan penyelenggaraan Pilkada serentak itu.

Baca Juga

"Saya memang dapat kabar tentang (penundaan) itu. Sebab kalau kita bicara pilkada ditunda, itu sudah pasti berbicara menyangkut UU. Ini bukan lagi bagian dari KPU," kata Amnasmen.

Dirinya melihat dalam dasar hukum untuk penundaan pilkada itu ada dua opsi, pertama adanya UU yang menyatakan ditunda, bisa saja dalam bentuk Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Pilkada Nomor 10 Tahun 2016 yang dikeluarkan Presiden, atau melakukan revisi terbatas UU Pilkada oleh DPR RI.

Dirinya mengaku, kalau dari segi teknis penyelenggaraan tahapan pilkada, KPU Sumbar hingga malam ini belum dapat edaran dari KPU RI. Sebab menyangkut penyelenggaraan pilkada itu jelas berbicara teknis pelaksanaan tahapannya.

"Ini yang belum kami terima dari KPU RI jika memang pilkada itu ditunda. Kami harus menunggu itu," sebut Amnasmen lagi.

Dia menerangkan dari 11 tahapan pilkada serentak 2020, mulai dari tahapan perencanaan hingga ke tahapan sengketa hasil. Dan KPU Sumbar baru sebagian kecil yang sudah dilaksanakan.

"Kira-kira dari 11 tahapan pilkada yang ada di KPU, baru sekitar 25 persen yang sudah kami jalankan," kata Amnasmen.

Komentar