Menteri Minta Pemko Perluas Kawasan Hutan Mangrove

Metro-253 hit 02-06-2021 21:11
Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono bersama Wali Kota, Genius Umar dan Wakil Wali Kota, Mardison Mahyuddin saat di kawasan  Apar Pariaman Mangrove Park, Kota Pariamam, Rabu (2/6). (Dok : Istimewa)
Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono bersama Wali Kota, Genius Umar dan Wakil Wali Kota, Mardison Mahyuddin saat di kawasan Apar Pariaman Mangrove Park, Kota Pariamam, Rabu (2/6). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala -- Kawasan Apar Pariaman Mangrove Park, yang ada di Desa Apar, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, diresmikan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, di Pariaman, Rabu siang (2/6).

Menariknya, saat melihat kawasan itu, Sakti Wahyu malah meminta Wali Kota Pariaman, Genius Umar agar dapat memperluas kawasan hutan mangrove yang ada di tempat itu, maupun di tempat lain di kota tersebut.

"Kenapa saya minta diperluas kawasan mangrove di Pariaman, karena ekologi ini mampu meningkatkan ekonomi masyarakat dari segi melalui sektor pariwisata dan perikanan," kata Sakti Wahyu Trenggono saat itu.

Baca Juga

Sakti Wahyu juga meminta, kawasan hutan mangrove yang ada di Kota Pariaman agar kebih diperluas, setidaknya 10 hektare (Ha) lagi. Sehingga kawasannya nantinya mampu memberikan manfaat kepada masyarakat Kota Pariaman.

Kemudian dirinya juga mengingatkan agar Pemko Pariaman dan masyarakatnya untuk menjaga kebersihan hutan mangrove yang ada.

"Soal kebersihan mangrove juga harus menjadi perhatian karena kebersihan mangrove merupakan kehidupan. Bahkan mangrove juga bisa dijadikan sumber perekonomian di samping keuntungan sektor wisata," jelas Menteri itu.

Hal lain disampaikan Sakti Wahyu yakni soal kebersihan di kawasan mangrove itu. Sebab, katanya, dengan menjaga kawasan hutan mangrove dengan baik termasuk menjaganya dari berbagai jenis sampah akan menjadikan kawasan ini jadi bersih,

"Apabila kawasan mangrove dipenuhi sampah, terlebih sampah plastik bisa merusak lingkungan mangrove dan manfaat yang akan didapat juga diada," tukas Sakti Wahyu.

Sedangkan, Wali Kota Pariaman, Genius Umar menyatakan bersedia memperluas kawasan hutan mangrove di kotanya sesuai dengan permintaan menteri.

"Saat ini, kawasan hutan mangrove di yang ada di Desa Apar memang tidak memungkinkan dikembangkan. Namun potensi perluasan kawasan mangrove ini bisa dilakukan pada desa tentangganya seperti Manggung dan desa lainnya. Dan hal itu akan kami bicarakan bagaimana teknisnya dengan masyarakat untuk menambah areal mangrove itu," kata Genius.

Terkait kebersihan di kawasan Apar Pariaman Mangrove Park, Genius mengaku pemko dibantu masyarakat setempat menjaga kawasan tersebut hutan mangrove pihaknya dibantu oleh masyarakat setempat yang peduli dan mengelola tanaman tersebut.

"Dalam menjaga kebersihan kawasan mangrove ini, Kota Pariaman memiliki kelompok masyarakat yang cinta mangrove dan sadar wisata. Ketika masyarakat sadar, mereka akan menjaga lingkungan hutan mangrove ini," kata Genius Umar.

Komentar