Warek III Ingatkan Jaga Sikap dan Tingkatkan Prestasi

Metro-225 hit 03-06-2021 13:36
Warek III Unand, Insannul Kamil saat menyerahkan hadiah pada Refa Rahmaddiansyah sebagai terbaik I Pilmapres Unand 2021, Kamis (3/6). (Foto : Arzil)
Warek III Unand, Insannul Kamil saat menyerahkan hadiah pada Refa Rahmaddiansyah sebagai terbaik I Pilmapres Unand 2021, Kamis (3/6). (Foto : Arzil)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Usai melewati berbagai penilaian yang dilakukan tim juri pada ajang pemilihan mahasiswa berprestasi Universitas Andalas (Unand) 2021, akhirnya Refa Rahmaddiansyah dari Fakultas Kedokteran terpilih sebagai terbaik I, sedangkan terbaik II diraih Nadhifah Akbari Habibie dari Fakultas Ekonomi dan terbaik III yakni Hasbi di Fakultas Farmasi.

Atas prestasi yang diraih Reva, dia akan mewakili Unand untuk ajang Pilmapres Nasional 2021 di Jakarta yang akan diadakan sekitar Oktober nanti. Wakil Rektor III Unand bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ir Insannul Kamil PhD IPM ASEAN Eng menyebutkan kegiatan Pilmapres ini rutin dilaksanakan Unand tiap tahun.

"Untuk Pilmapres Unand 2021 ini, sudah sejak empat bulan lalu kami mempersiapkannya, dan Alhamdulillah, hingga kegiatan yang berakhir hari ini yakni dengan penetapan para pemenang berjalan lancar," kata Insannul Kamil kepada Arunala.com di sela-sela penetapan pemenang di kampus Unand Limau Manih, Padang, Kamis (3/6).

Baca Juga

Atas nama universitas, sebutnya, memberikan apresiasi kepada para pemenang dalam Pilmapres Unand 2021 ini dan juga para panitia pelaksana.

Diakui Insannul Kamil, tidak mudah bagi Unand memilih mahasiswa yang terbaik di tiap fakultas yang ada di kampus ini untuk ikut pilmapres tersebut.

"Dan terhadap pelaksanaan pilmapres yang diadakan saat ini, outputnya adalah melahirkan mahasiswa-mahasiswa berpretasi di Unand yang nantinya juga berimplikasi pada keberhasilan para mahasiswa itu nantinya," sebut Wakil Rektor III Unand ini.

Di samping apresiasi, dirinya juga melontarkan pertanyaan kenapa ada ajang pemilihan mahasiswa berprestasi yang dilaksanakan hampir semua perguruan tinggi di Indonesia termasuk Unand.

"Setidaknya semua itu tentu punya alasan mendasar, pertama adalah tidak ada satupun negara maju tanpa didukung oleh sumber daya manusia (SDM) yang unggul," terangnya.

Hal kedua, lanjut dia, cara untuk menilai kemampuan seseorang dalam mengkombinasi empat hal kecerdasan yakni intelektual, emosional, kreatif dan kemampuan adaptasi.

"Nah dengan mengikuti berbagai kompetisi jadi salah satu cara bagi perguruan tinggi termasuk Unand dalam menyiapkan SDM u yang unggul," ujar Insannul Kamil lagi.

"Soalnya belajar di ruang kelas di rasa tidak cukup, makanya harus ditambah dengan belajar di luar ruangan seperti mengikuti berbagai kompetisi," imbuhnya.

Dia juga menerangkan tugas berat bagi Unand saat ini adalah menciptakan lulusan dengsn adanya kombinasi keseimbangan soft skill dan hard skill, karena itu penentu sebuah kesuksesan.

Kemudian bagi mahasiswa yang terpilih sebagai mahasiswa berprestasi dari Unand, untuk jangan sombong atas prestasi yang diraihnya.

"Kemenangan yang diraih saat ini adalah salah satu estafet menuju sebuah kesuksesan. Jaga sikap dan tingkatkan terus prestasi," kata Insannul Kamil.

Komentar