Pariaman Raih Penghargaan BPKP RI

Metro-22 hit 03-06-2021 15:34
Wali Kota Pariaman, Genius Umar saat menerima penghargaan dari BPKP RI di Padang, Kamis (3/6). (Dok : Istimewa)
Wali Kota Pariaman, Genius Umar saat menerima penghargaan dari BPKP RI di Padang, Kamis (3/6). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI memberi penghargaan kepada Wali Kota Pariaman, Genius Umar. Dalam penilaian BPKP, wali kota ini jadi kepala daeran yang bisa mewujudkan peningkatan tata kelola pembangunan dan keuangan di daerah yang dipimpinya.

Penghargaan yang diserahkan Deputi BPKP RI Bidang Investigasi RI, Agustina Arumsari dalam rakor Pengawasan Intern Keuangan dan Pembangunan Daerah ini berkaitan dengan berhasiknya Kota Pariaman meraih prestasi dalam pencapaian Kapabilitas APIP Level 3 untuk Inspektorat.

Rakor yang dibuka Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah di auditorium gubernuran, Kamis (3/6) itu, diikuti Kepala Satgas KPK RI, Inspektur III Irjen Kemendagri, Kepala BPKP i Sumbar, Sekprov Sumbar, wali kota dan bupati serta Kepala Inspektur se Sumbar.

Mendapat penghargaan itu, Genius Umar mengaku gembira dan menyebutkan penghargaan yang diraij kotanya itu akan jadi modal dan pembuktian bagi daerah lain kalau Kota Pariaman terbaik dalam hal akuntabilitas keuangan daerah di Sumbar.

"Kapabilitas APIP yaitu kemampuan untuk melaksanakan tugas--tugas pengawasan yang terdiri dari tiga unsur yang saling terkait yaitu kapasitas, kewenangan, dan kompetensi SDM APIP," kata Genius Umar.

Lebih lanjut Genius menjelaskan dengan diperolehnya kapabilitas APIP level 3 ini, berarti kemampuan APIP di lingkungan Inspektorat Pemko Pariaman telah sanggup melakukan penilaian tentang efisiensi, efektivitas, dan ekonomis terhadap suatu kegiatan, begitupun dengan kemampuan memberikan konsultasi pada tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian internal.

"Kami berkomitmen untuk menjadikan pemerintah Kota Pariaman yang bersih, good goverment dan clean government sehingga kami terhindar dari tindak korupsi yang merugikan negara dan daerah, serta menciptakan pembangunan yang efektif dan efisien demi kesejahteraan masyarakat kita," tuturnya.

Selain itu dirinya juga mengungkapkan saat ini Kota Pariaman telah menjelma menjadi kota yang diperhitungkan di bidang Pariwisata maupun inovasi daerah, baik di Sumbar regional, nasional maupun internasional.

Komentar