Genius Saksikan MoU Kemitraan PMA dan PMDA serta UMKM

Ekonomi-40 hit 18-01-2021 14:46
Zoom Meeting Penanda tanganan komitmen kerjasama antara PMA dan PMDN dengan pelaku UMKM di seluruh Indonesia, Senin (18/1). (Dok : Istimewa)
Zoom Meeting Penanda tanganan komitmen kerjasama antara PMA dan PMDN dengan pelaku UMKM di seluruh Indonesia, Senin (18/1). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala -- Wali Kota Pariaman, Genius Umar dan beberapa jajarannya mengikuti proses penandatangan kerjasama kemitraan Penanaman Modal Asing (PMA), PMDN, dengan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), secara virtual di ruang kerjanya, Senin (18/1).

Penandatanganan komitmen yang dilakukan hari itu juga disaksikan langsung secara virtual oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dari Istana Negara.

Dalam kesempatan itum Jokowi menjelaskan,kemitraan UMKM dengan usaha besar sangatlah penting, tujuannya agar pelaku UMKM bisa masuk dalam rantai produksi global dan bisa naik kelas.

Baca Juga

"Yang mikro naik kelas, yang kecil naik kelas ke yang menengah, yang menengah bisa naik kelas ke yang besar, sekaligus juga bisa meningkatkan kualitas usaha UMKM menjadi kompetitif, artinya kualitas produk menjadi lebih baik , design menjadi lebih baik, manajemen menjadi lebih baik, karena mereka bisa belajar dari perusahaan besar ini," kata Jokowi.

Untuk terus meningkatkan kemudahan urusan dan kemitraan strategis antara perusahaan besar dengan UMKM, Jokowi menyebutkan pemerintah akan terus mengembangkan dengan prinsip saling menguntungkan, dan meningkatkan daya saing di pasaran global.

"Tahap awal ini penandatanganan komitmen kerjasama PMA/PMDN dengan UMKM bernilai sebesar Rp1,5 triliun, dengan melibatkan sebanyak 56 perusahaan PMA dan PMDM, dan 196 UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia. Kedepannya saya berharap kerjasama ini akan terus dilanjutkan," ujar Jokowi lagi.

Selain itu, Presiden juga mengapresiasi kepada BKPM yang telah bekerja keras melakukan hal ini, meski di tengah pandemi Covid-19.

Dirinya juga menghargai upaya-upaya BKPM yang terus memasukan percepatan proses investasi, mulai dari mempermudah perizinan, dan mempermudah memfasilitasi investor sebaik mungkin, agar investasi dari dalam dan luar bisa tumbuh dengan pesat, serta bisa membuka lapangan kerja, dan berkontribusi besar pada peningkatan naik kelas UMKM-UMKM yang ada di Indonesia.

"Dengan masuknya investasi ke Indonesia bisa memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional, khususnya dalam kondisi saat ini," ungkap Jokowi . (*)

Komentar