BBPOM Sumbar Sosialisasika Program Desa Pangan Aman

Edukasi-26 hit 09-02-2021 15:23
Kepala BBPOM Sumbar, Firdaus Umar didampingi Asisten II Setko Pariaman, Sumiramis dalam sosialisasi program Desa Pangan Aman di Pariaman, Selasa (9/2). (Dok : Istimewa)
Kepala BBPOM Sumbar, Firdaus Umar didampingi Asisten II Setko Pariaman, Sumiramis dalam sosialisasi program Desa Pangan Aman di Pariaman, Selasa (9/2). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala - Asisten II Sekretaris Kota Pariaman, Sumiramis, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pariaman Lucyanel Arlem, Kadis Kominfo Kota Pariaman Hendri, dan beberapa OPD terkait, mengikuti kegiatan audiensi dengan Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Sumbar, Firdaus Umar, yang didampingi Koordinator Bidang Infokom Fifiyani dan anggota.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan intervensi kegiatan terpadu keamanan pangan tahun 2021, di Kota Pariaman. Acara berlangsung Selasa (9/2) bertempat di Ruang Rapat Wali Kota Pariaman.

Kepala BBPOM Sumbar, Firdaus Umar menyampaikan tentang penjelasan program Desa Pangan Aman, Pangan JajanAnak Sekolah, dan Pasar Aman berbasis Komunitas sebagai program terpadu yang akan dilaksanakan oleh BBPOM.

Baca Juga

"Kota Pariaman adalah salah satu dari empat kabupaten kota yang kita pilih dalam kegiatan terpadu ini, disamping Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Tanahdatar, Kota Sawahlunto, dan Kota Pariaman. Terpilihnya Kota Pariaman karena terjalinnya koordinasi yang sangat baik antara kami dengan Pemerintah Kota Pariaman sehingga, kita memilih Kota Pariaman ini untuk kita lakukan intervensi kegiatan terpadu ini," ujar Kepala BBPOM ini.

Untuk Kota Pariaman ada beberapa Desa dan Kelurahan yang akan kami intervensi dan nantinya akan dipilih dua desa atau kelurahan diantaranya, Kelurahan Kampung Perak, Kelurahan Jalan Baru, Kelurahan Lohong dan Desa SeiPasak.

"Sedangkan untuk pasar rencananya kami akan intervensi Pasar Pariaman yang akan diresmikan dan pasar Kuraitaji sebagai cadangan, kemudian juga ada beberapa sekolah SD, SLTP, dan SMK yang juga akan kami intervensi, semua itu dilakukan setelah melakukan kordinasi dahulu dengan pihak terkait yang mana yang akan kita pilih nantinya," kata Firdaus Umar lebih lanjut.

Beliau berharap, di 2021 ini Kota Pariaman akanjadi percontohan untuk meraih semua itu kita akan lakukan intervensi penuh, selain itu kami mintan untuk Bappeda di 2022 untuk bisa dianggarkan terkait dengan replikasi kegiatan ini".

Asisten II Setko Pariaman, Sumiramis memberikan dukungannya dan siap berkolaborasi dengan BBPOM di Padang tentang intervensi kegiatan terpadu keamanan pangan ini.

Sementara itu Sekdis KesehatanPariaman, Lucyanel Arlem ungkapkan, salah satu upaya untuk keberhasilan program ini adalah perlunya komitmen yang tinggi dari semua pihak, utamanya pemerintah daerah guna mewujudkan kemandirian pangan, termasuk keamanan pangan di wilayahnya.

"Desa Pangan Aman ini akan menjadi model atau replikasi bagi pemda kabupaten/kota lainnya sebagai basis peningkatan keamanan pangan hingga tingkat individu di wilayah masing-masing", pungkasnya.

Komentar