Pariaman MoU dengan BI dan BN

Ekonomi- 04-03-2021 16:19
Wali Kota Genius Umar meenandatangani SK Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) untuk Kota Pariaman, Kamis (4/3). (Dok : Istimewa)
Wali Kota Genius Umar meenandatangani SK Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) untuk Kota Pariaman, Kamis (4/3). (Dok : Istimewa)

Penulis: MN. Putra

Pariaman, Arunala - Bank Indonesia (BI) perwakilan Sumbar menggelar rapat koordinasi dengan Bank Nagari (BN) Pariaman serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Pariaman, di ruang rapat Wali Kota Pariaman, Kamis (4/3).

Rakor ini dibuka langsung Wali Kota Pariaman, Genius Umar, dan dilanjutkan dengan pemaparan dari Kepala BI perwakila Sumbar, Wahyu Purnama A, Deputi BI Sumbar Irman SriansyahNurdin, Pimpinan Cabang BN Pariaman, Ibnu Supardi.

Pelaksanaan rakor saat itu dalam rangka penandatanganan SK TP2DD untuk Kota Pariaman dan perluasan implementasi Qris di kota itu.

Baca Juga

Genius Umar menyampaikan Kota Pariaman merupakan daerah yang terapkan sistem transaksi secara online melalui layanan Scan Quick Response Indonesian Standar (Qris). Penerapan pertama dilakukan di Los Lambuang dan Pasar Kuraitaji, kemudian terhadap pelaku UMKM di Pantai Kata, Pantai Gandoriah, dan Talao Pauah yang juga merupakan binaan dari Bank Nagari dan BI.

"Jadi transaksi elektronik ini memang jawaban yang harus dilakukan dalam mengurangi transaksi menggunakan uang kertas. Dimana uang kertas tersebut juga terkadang mengandung virus. Intinya bagaimana uang yang ada diganti menjadi transaksi yang berbasis elektronik," kata Genius,

Dari segi pembayaran APBD kepada OPD di Kota Pariaman, Genius mengaku telah menggunakan transaksi non tunai untuk pembayaran diatas Rp1,5 juta. Sekarang pola pembayaran non tunai(elekronik) juga akan diterapkan pada pelaku UMKM, masyarakat dan swasta.

"Dengan pembayaran system digitalisasi ini kami akan targetkan di Kota Pariaman bisa mencapai95 persen atau bahkan kalau bisa 100 persen," yakin Genius.

Dirinya ingin Kota Pariaman jadi contoh bagi Nasional untuk penerapan transaksi elektronik itu, dan dia akan lakukan revolusi secara cepat untuk melakukan perubahan tersebut.

"Untuk itu saya harapkan bimbingan dari bapak Wahyu tentang bagaimana caranya melakukan hal seperti ini, agar transaksi elektronik bisa terwujud semuanya, sehingga kita bisa melakukan percepatan dalam melakukan perobahan dari transaksi manual ke transaksi digitalisasi", pungkas Genius Umar.

Komentar