Pemilik Restoran yang Viral Didenda Rp500 Ribu

Metro-894 hit 05-07-2021 17:29
Kepala Satpol PP Padang, Alfiadi. (Dok : Istimewa)
Kepala Satpol PP Padang, Alfiadi. (Dok : Istimewa)

Penulis: Darizon Y

Padang, Arunala -- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang akhirnya memberikan sanksi denda sebesar Rp500 ribu pada pemilik restoran/rumah makan yang viral di medsos, yang langgar protokol kesehatan (Prokes).

"Pemilik usaha restoran itu kami panggil, setelah diperiksa dan diberikan sanksi berupa denda sebesar Rp500 ribu karena langgar Prokes," kata Kepala Satpol PP Padang, Alfiadi ketika dihubungi media di Padang, Senin (5/7).

Menurut dia, usai dipanggil, pemilik restoran itu kemudian membuat pernyataan untuk menaati aturan Prokes.

"Bila pengusaha melanggar kedua kalinya diberikan denda sebesar Rp15 juta, namun masih melanggar ketiga kalinya diberikan sanksi bagi tempat usahanya sesuai dengan Perda nomor 1 tahun 2021 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)," pungkas dia.

Alfiadi mengimbau pengelola maupun pengunjung tempat umum ataupun restoran di Kota Padang, diminta terus meningkatkan kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan (prokes).

"Jika, mereka abai terhadap aturan tersebut, kami akan bertindak tegas," kata Alfiadi.

Buntut pemberian sanksi denda kepada salah satu restoran ternama di Kota Padang itu, akibat viralnya video emak-emak yang menayangkan kerumunan orang di salah satu restoran di Kota Padang pada Jumat (2/7) kemarin.

Video berdurasi sekitar 1 menit lima detik, dimana seorang emak membuat video kondisi salah satu restoran di Padang tidak menerapkan Prokes.

Komentar