12 Pemuda Nagari Galapuang Diajarkan Bengkel Las

Metro- 05-07-2021 23:37
Peserta pelatihan bengkel las di Nagari Kampuang Galapuang Ulakan mendengarkan penjelasan instruktur dalam pelatihan, Senin (5/7). (Dok : Istimewa)
Peserta pelatihan bengkel las di Nagari Kampuang Galapuang Ulakan mendengarkan penjelasan instruktur dalam pelatihan, Senin (5/7). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padangpariaman, Arunala -- Sebanyak 12 orang peserta terdiri dari pemuda dan anak-anak putus sekolah di Nagari Kampuang Galapuang, Ulakan Tapakis, Kabupaten Padangpariaman, mengikuti pelatihan bengkel las selama 16 hari, yang dimulai Senin (5/7).

Pelatihan yang diadakan pemerintah nagari setempat itu dibuka resmi Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM (Dinaskerkop UKM) Kabupaten Padangpariaman, Dewi Roslaini di kantor wali nagari setempat, dan dalam pelatihan tersebut, pihak dinas mendatangkan beberapa orang instruktur.

"Pelatihan bengkel las ini, diharapkan dapat melahirkan SDM yang andal dan tangguh serta dapat menciptakan lapangan kerja baru. Sehingga nantinya setelah ikut pelatihan peserta itu dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan mereka dan masyarakat Nagari Kampung Galapuang Ulakan umumnya," kata Dewi Roslaini usai pembukaan pelatihan di hari itu.

Baca Juga

Dewi menyebutkan, untuk melatih para peserta itu dinasnya mendatangkan beberapa orang instruktur, yakni dua orang teknisi dari BLK Padangpariaman. Kemudian, satu orang instruktur soft skill dari lembaga trainer professional, dan satu orang trainer pemberdayaan dari DPMD Padangpariaman

Wali Nagari Kampuang Galapuang Ulakan, Ali Waldana mengucapkan terima kasih ke Pemkab Padangpariaman, khususnya Disnakerkop dan UKM yang memberikan pelatihan bengkel las kepada belasan orang pemuda di nagari itu agar bisa meningkatan kapasitas dan ketrampilannya.

"Program ini sesuai dengan salah satu visi dan misi wali nagari ini, yaitu menciptakan dan menumbuh kembangkan perekonomian berbasis potensi masyarakat nagari," kata Ali Waldana.

Sebab di 2021 ini, sebut dia, nagari yang dipimpinnya telah merancang empat pelatihan bagi masyarakat setempat, yaitu pelatihan bengkel las, pelatihan pembuatan VCO, pelatihan pembuatan pakan ternak alternatif (selase dan fermentasi), dan pelatihan pembibitan tanaman hultikultura.

Ali Waldana mengharapkan, semua pelatihan ini tentunya sesuai dengan konsep yang telah direncanakan. Dimana, kegiatan pemberdayaan melalui pelatihan bisa keberlanjutan bersama BUMNag Galapung Mekar.

"Dari empat pelatihan itu, setidaknya jadi embrio unit usaha dari BUMNag kedepan. Sehingga upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19 dapat diujudkan," kata Ali Waldana optimistis.

Komentar