Pengunjung dan Pedagang Pasar Rakyat Divaksin

Metro- 06-07-2021 13:35
Wali Kota Pariaman, Genius Umar memantau langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi pengunjung dan pedagang di Pasar Rakyat Pariaman, Selasa (6/7). (Dok : Istimewa)
Wali Kota Pariaman, Genius Umar memantau langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi pengunjung dan pedagang di Pasar Rakyat Pariaman, Selasa (6/7). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pengunjung dan Pedagang Pasar Rakyat Divaksin

Pariaman, Arunala -- Para pengunjung dan pedagang yang ada di komplek Pasar Rakyat Kota Pariaman mendapat vaksinasi Covid-19, Selasa (6/7).

Pemberian vaksinasi ini dilakukan Pemko Pariaman kepada masyarakat umum itu guna meningkatkan angka vaksinasi di kota tersebut.

Baca Juga

Wali Kota Pariaman, Genius Umar yang memantau langsung pelaksanaan vaksinasi di pasar itu mengatakan vaksinasi yang diadakan hari itu memang menyasar masyarakat umum dan anak-anak, tidak terkecuali para pedagang di pasar itu.

"Vaksinasi kali ini untuk mewujudkanherd imunity(kekebalan komunal) di Kota Pariaman, soalnya ada sekitar 70 persen warga kota ini yang harus divaksin. Untuk kami terus bekerja keras melakukan hal itu," kata Genius Umar yang didamping istrinya Lucyanel Arlym, Sekko Pariaman, Yota Balad, Kadis Kesehatan Nazifah, dan Kadis Perindagkop dan UKM, Gusniyeti Zaunit, saat itu.

Dalam pelaksanaan vaksinasi itu, Genius menargetkan sebanyak 130 warga yang bisa divaksin tiap hari melalui Puskesmas atau fasilitas umum yang melaksanakan vaksinasi seperti di Pasar Pariaman itu.

"Kota Pariaman mempunyai tujuh Puskesmas yang tersebar di empat kecamatan, dan saya berharap masyarakat umum dan anak-anak di kota ini jangan takut untuk divaksin," kata Genius lagi.

Genius menyakini adapun vaksin Sinovac yang dipakai untuk vaksinasi masyarakatnya itu telah terbukti halal dan aman, serta telah diakui organisasi kesehatan dunia WHO.

"Apalagi vaksinasi ini diberikan secara gratis oleh pemerintah, makanya kami di Pemko Pariaman mengajak masyarakat kota ini untuk tidak takut divaksin," tutup Genius Umar.

Komentar