Personel dan Tahanan Jalani Rapid Test dan Swab

Metro-120 hit 11-04-2020 15:53
Personel Polres Bukittinggi jalani pemeriksaan Swab dan rapid test di halaman polres, Sabtu pagi (11/4). (Foto : Dok. Polres Bukittinggi)
Personel Polres Bukittinggi jalani pemeriksaan Swab dan rapid test di halaman polres, Sabtu pagi (11/4). (Foto : Dok. Polres Bukittinggi)

Penulis: Darizon Y | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Puluhan personel polisi di Polres Bukittinggi menjalani pemeriksaan secara Swab dan Rapid Test guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona (Covid-19 di lingkungan kerja mereka, Sabtu (11/4).

"Untuk mengetahui menyebar tidaknya virus Corona pasca ditangkapnya tersangka Narkoba berinisial " S" beberapa waktu lalu, maka kami lakukan pemeriksaan kesehatan bagi puluhan personel yang ada di Polres ini," kata Kapolres Bukitinggi AKBP Iman Pribadi Santoso, didampingi oleh Waka Polres Kompol Sumintak dalam siaran persnya yang diterima Arunala.com hari yang sama.

Imam menyebutkan, pemeriksaan kesehatan berupa Swab dan Rapid Test itu diadakan dihalaman Polres Bukittinggi. Sedangkan personel yang jalani pemeriksaan itu mulai dari Unit Opsnal dan staf serta juru periksa Sat Resnarkoba, personel Sat Sabhara, Sat Tahti, serta personel yang sempat berhubungan dengan tahanan narkoba tersebut.

Baca Juga

Menurut kapolres, pemeriksaan Rapid Test ini dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, sedangkan Swap di RS Achmad Muchtar.

"Personel yang diperiksa DKK itu adalah 44 personel dari Resnarkoba, Sat Sabhara dan Sat Tahti. Sedangkan pemeriksaan menggunakan Swap sebanyak enam personel Opsnal Resnarkoba," ujar Imam.

Pemeriksaan yang sama juga dilakukan Polres pada masyarakat yang bertetangga dengan isteri tersangka sebanyak 28 orang diperiksa dengan Rapid Test.

"Termasuk 47 orang tahanan yang kini ada di Polres Bukittinggi juga diperiksa dengan cara Rapid Test," imbuh Imam.

Menyangkut hasil pemeriksaan hari itu, Imam menerangkan nantinya akan diberitahukan pada Senin (13/4) nanti.

Iman berharap atas pemeriksaan ini setidaknya bisa diketahui kondisi para personel dan juga para tahanan yang ada.

"Saya berharap hal ini dapat memutus mata rantai Covid-19, dan sama-sama kita berdoa agar seluruhnya yang diperiksa tadi tidak terpapar," kata Imam Pribadi Santoso.

Sebelumnya Polres Bukittinggi menangkap seorang tersangka Narkoba yang belakangan diketahui terpapar Covid-19.

Komentar