Mushalla Rahmatan Lil Alamin Sembelih 9 Sapi, 4 Kambing

Metro-144 hit 20-07-2021 10:30
Panitia kurban Musala Rahmatan Lil Alamin saat akan menyembelih hewan kurban di halaman musala, Selasa pagi (20/7). (Foto : Derizon)
Panitia kurban Musala Rahmatan Lil Alamin saat akan menyembelih hewan kurban di halaman musala, Selasa pagi (20/7). (Foto : Derizon)

Penulis: Darizon Y

Padang, Arunala - Takbir menggema menyambut Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah. Seiring gema takbir itu, seekor demi seekor sapi dan kambing disembelih oleh panitia kurban Mushalla Rahmatan Lil Alamin Dadok Tunggul Hitam, Padang, Selasa (20/7).

"Inn Syaa Allah, Mushalla Rahmatan Lil Alamin Dadok Tunggul Hitam melakukan penyembilahan hewan kurban sebanyak sembilan ekor Sapi, dan empat ekor kambing," kata Pengurus Mushalla Rahmatan Lil Alamin, Sutokno kepada Arunala.com disela-sela penyembelihan hewan kurban di musala itu, Selasa (20/7).

Menurutnya, peserta kurban ini merupakan dari jamaah mushallanya dan warga sekitar.

Baca Juga

"Peserta ikut kurban membayar sebesar Rp2,4 juta perorang, namun ada juga peserta menyerahkan hewan kurban berupa kambing ke panitia," sebut dia.

Peserta telah mendaftar diberikan berupa sertifikat oleh panitia. Dan panitia juga membagikan kupon pada masyarakat sekitar.

Daging hewan dibagikan pada masyarakat sesuai dengan protokol kesehatan," imbuh Sutikno.

Dia menyebutkan, masyarakat sekitar untuk tetap melaksanakan Prokes demi mencegah penyebaran wabah virus Covid.

"Akhir-akhir ini banyak masyarakat Kota Padang terpapar wabah virus Covid, untuk itu masyarakat berada sekitar lingkungan RW 13 Jalan Mawar sekitar tetap memenuhi prokes," sebut dia.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, menyatakan Polda Sumbar juga mengimbau masyarakat khususnya di Sumbar, agar pelaksanaan ibadah Idul Adha tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).

"Kami imbau masyarakat, untuk pelaksanaan malam takbiran tidak ada takbiran keliling," kata dia.

Terkait tempat ibadah pelaksanaan shalat Idul Adha, Satake Bayu juga mengingatkan warga bagi yang daerahnya diberikan izin salat Idul Adha untuk selalu memperhatikan prokesnya.

"Jika lokasinya tidak dapat izin, maka jangan dipaksakan. Karena kita saat ini masih pandemi Covid-19," kata Satake.

Komentar