KI se Indonesia Dapat Pencerahan dari MA dan PTUN

Metro-21 hit 09-06-2021 12:46
Sejumlah komisioner KI se Indonesia saat ikuti bimtek penyusunan putusan Ajudikasi sengketa informasi publik di Bogor, Rabu (9/6). (Dok : Istimewa)
Sejumlah komisioner KI se Indonesia saat ikuti bimtek penyusunan putusan Ajudikasi sengketa informasi publik di Bogor, Rabu (9/6). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Bogor, Arunala -- Pihak Litbang Mahkamah Agung RI dan PTUN berikan materi penyusunan putusan Ajudikasi sengketa informasi publik kepadasejumlah komisioner KI se Indonesia di Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/6).

Bimtek yang digelar hari itu sebagai upaya membekali komisioner KI dalam menjalankan sidang sengketa informasi publik hingga ke tahap membuat putusan hasil sengketa.

Sekretaris Komisi Infornasi (KI) Pusat, Muzer, mengatakan kegiatan ini bagian dari pencerahan tentang ilmu drafting keputusan.

Baca Juga

"Hasil bimtek juga akan dijadikan satu modul bagi KI dalam membuat keputusan sebuah sengketa informasi publik," ujar Muzer.

Komisi Informasi sebagai quasi peradilan, sebutnya, menjadikan lembaga KI ini diberi kewenangan sesuai UU 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, memberi hak menerima, memeriksa dan memutuskan sengketa informasi publik.

Muzer juga mengatakan bintek ini output-nya adalah kualitas putusan majelis komisioner KI Sumbar.

"Kualitas putusan majelis KI se Indonesia selama ini baik, semoga usai Bimtek ini akan lebih baik lagi," kata Muzer.

Sedangkan Komisioner KI Sumbar, Adrian Tuswandi menyebutkan putusan majelis terkait sengketa informasi publik, merupakan sah dan mengikat jika saat diputuskan.

"Para pihak tidak mengajukan keberatan ke peradilan baik PN atau PTUN, " kata Adrian.

Komentar