Pemko Pariaman Terima Dana CRS Bank Nagari

Metro-25 hit 05-08-2021 16:48
Wali Kota Pariaman, Genius Umar saat membuka bimtek pengelolaan unit pengumpul zakat (UPZ) Desa se Kecamatan Pariaman Timur, Kamis (5/8). (Dok : Istimewa)
Wali Kota Pariaman, Genius Umar saat membuka bimtek pengelolaan unit pengumpul zakat (UPZ) Desa se Kecamatan Pariaman Timur, Kamis (5/8). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala -- Setelah mendapatkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Semen Padang, Pemko Pariaman juga akan mendapatkan bantuan dana CSR dari Bank Nagari yang jumlahnya mencapai Rp200 juta.

Bantuan dana CSR itu diperuntukan bagi program Saga Saja (Satu Keluarga Satu Sarjana) yang dibuat Pemko Pariaman untuk bidang pendidikan.

Wali Kota Pariaman, Genius Umar menyebutkan adanya bantuan CSR dari Bank Nagari itu setelah dirinya bertemu dengan Direktur Bank Nagari, dan telah meminta tambahan CSR itu untuk program Saga Saja di Kota Pariaman di hari sebelumnya.

Baca Juga

"Bantuan CSR sebesar Rp200 juta itu nantinya akan dapat membiayai sebanyak 40 anak warga tidak mampu menempuh jenjang pendidikan di perguruan tinggi vokasi," ujar Genius Umar ketika membuka Bimtek Pengelolaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa se Kecamatan Pariaman Timur, Kamis (5/8).

Dia menjelaskan pada program Saga Saja ini, pembiayaan tidak hanya dari pemko saja, tapi juga dari Baznas Pariaman dan CSR BUMN/BUMD dan Perbankan.

"Dimasa pandemi Covid-19 saat ini, dimana bantuan keuangan yang diperoleh Kota Pariaman jauh berkurang dari pemerintah pusat, jadi pemko harus terus dapat melanjutkan program Saga Saja yang telah dicanangkan sejak 2018 lalu," imbuh Genius.

Ia menuturkan, untuk biaya pendidikan para mahasiswa program Saga Saja, pada semester 1, 2 dan 3, akan ditanggung Baznas Pariaman, sementara untuk semester 4, 5, dan 6, dibiayai oleh APBD Pariaman.

"Dengan adanya CSR dari BUMN/BUMD dan Perbankan, hal ini akan sangat membantu untuk melanjutkan program Saga Saja ini, dan anak kemanakan yang pintar tetapi berasal dari keluarga yang kurang mampu, dapat menempuh jenjang pendidikan di perguruan tinggi vokasi yang menjalin kerjasama dengan pemko," kata Genius Umar.

Komentar