KI Sumbar Luncurkan Aplikasi e-Monev 2021

Metro-18 hit 01-07-2021 14:03
Ketua KI Sumbar, Noval Wiska dan Kadis Kominfo Sumbar, Jasman Rizal saat luncurkan aplikasi e-Monev 2021, Kamis,(1/7). (Dok : Istimewa)
Ketua KI Sumbar, Noval Wiska dan Kadis Kominfo Sumbar, Jasman Rizal saat luncurkan aplikasi e-Monev 2021, Kamis,(1/7). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Ketua Komisi Informasi (KI) Sumbar, Noval Wiska mengatakan monitorimg dan evaluasi (monev) ke 7 KI Sumbar kali ini berbeda dari tahun sebelumnya, karena pengisian kuisioner secara online (e-monev) di Indonesia baru dua provinsi menggunakan e-monev yakni Yogyakarta dan Sumbar.

"Tujuan untuk memudahkan badan publik melakukan pengisian. Web ini dibuat dan dikembangkan sendiri Komisi Informasi Sumatera Barat,saat peluncuran e-monev KI Sumbar, di salah satu hotel di Padang, Kamis,(1/7).

Menurut Noval Wiska, aplikasi e-monev memotret, melakukan , pemdampingan dan mengeveluasi pelaksanaan badan publik di Sumbar.

Baca Juga

"KI Sumbar berada diposisi A- sebelumnya secara nasional, tentunya untuk tahun ini kami menginginkan mendapat brevet A+, karena kehadiran KI bukan untuk mengawasi atau menghambat kinerja pemerintah," ujar Noval Wiska.

Lanjut Noval Wiska, pihaknya mendorong birokrat untuk bertindak profesional dan bertanggung jawab dalam melaksanakan dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas-tugasnya.

"Muaranya adalah kesejahteraan masyarakat dijewantahkan sebagai masyarakat madani," ujarnya.

Gubernur Sumbar, diwakili Kepala Dinas Kominfotik, Jasman Rizal menyampaikan, pihaknya berharap kepada badan publik mengikuti e-monev dan berjalan lancar.

"E-monev ini digunakan secara baik dan benar, karena pengisian kuisioner ini secara jujur untuk meningkatkan prestasi Sumbar di tingkat nasional," ujar Jasman.

Dia menambahkan, Komisi Informasi Sumbar merupakan lembaga terbaik memberikan edukasi kepada Badan Publik (BP), karena selama ini sangat berjalan baik dan harmonis dengan pemerintah.

Ketua pelaksana e-monev KI Sumbar, Tanti Endang Lestari mengatakan, penerapan e-monev bertujuan mengoptimalkan tugas dan fungsi pejabat pengelola informasi dan dokumentasi melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan layanan informasi publik badan publik.

Mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik, yaitu transparan, efektif dan efisien, akuntabel serta dapat dipertanggung jawabkan.

"Ruang lingkup Monev Kategori Badan Publik yang mengikuti kegiatan ini terdiri atas 10 badan publik yaitu kategori 50 OPD di Pemprov Sumbar,, 33 instansi vertikal, 19 pemerintahan kabupaten/kota, 84 pemerintah nagari/desa, 20 BUMN di Sumbar,,20 perguruan tinggi negeri/ swasta, 114 SMA/SMK /MAN, 19 KPU dan Bawaslu kabupaten/kota se-Sumbar, dan 16 partai politik tingkat Sumbar, sehingga total badan publik yang dinilai berjumlah 394," kata Tanti.

Komentar