Pemprov Jangan Abaikan Wartawan

Metro-195 hit 21-04-2020 21:27
Foto : Anggota DPRD Sumbar Muhammad Nurnas.
Foto : Anggota DPRD Sumbar Muhammad Nurnas.

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Pola atau skema pemberian bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19 yang dilakukan Pemprov Sumbar dikritisi Anggota DPRD Sumbar.

Pasalnya, dalam skema pemberian bantuan itu para anggota dewan ini melihat ada terkesan untuk sebagian golongan dan profesi tertentu saja

"Kita seakan lupa bahwa wartawan juga sebuah profesi dan juga sebagai warga masyarakat. Namun skema bantuan untuk kalangan wartawan itu tidak saya lihat," kata Anggota DPRD Sumbar Muhammad Nurnas, kepada Arunala.com di Padang, Selasa (21/4).

Baca Juga

Pasalnya, dari informasi yang didapat Nurnas di lapangan menyebutkan pola pemberian bantuan itu terkesan diskriminatif.

"Jangan pikir wartawan tidak masyarakat, mereka masyarakat terdampak juga. Lebih mulia lagi, wartawan itu adalah pejuang garda terdepan di tengah Covid-19 saat ini. Mestinya harus mendapatkan bantuan juga. Pemprov dalam hal ini Dinas Sosial Sumbar jangan diskriminatif," ujar Nurnas sedikit menyesali.

Dirinya juga meminta Dinas Sosial untuk jangan berdalih kesulitan untuk mendata para wartawan yang ingin diberi bantuan.

Menurut Nurnas, untuk mendata para wartawan itu bisa dilakukan Dinsos dengan meminta kepada organisasi mereka masing-masing. Misalnya melalui Dewan Pers, PWI, IJTI, IWO dan organisasi wartawan lainnya yang disahkan UU.

"Melalui data dari organisasi Pers inilah nantinya bisa diketahui siapa wartawan yang harus diprioritaskan untuk mendapatkan bantuan ini," ungkap Nurnas lagi.

Padahal lanjut Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar ini menyatakan, wartawan sebagai garda terdepan penyebar informasi ke publik terkait penanganan penyebaran Covid-19 yang dilakukan pemprov.

Komentar