Tarif PCR Turun, Andre Rosiade Apresiasi Pemerintah

Metro- 29-10-2021 18:33
Anggota DPR RI asal Sumbar, Andre Rosiade. (Dok : Istimewa)
Anggota DPR RI asal Sumbar, Andre Rosiade. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Jakarta Arunala - Pemerintah memutuskan harga tes PCR (polymerase chain reaction) diturunkan menjadi Rp300 ribu, bahkan ada yang Rp275 ribu untuk Jawa dan Bali. Anggota Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade mengapresiasi keputusan pemerintah menurunkan pemeriksaan Covid-19 untuk keperluan transportasi umum ini.

"Kami mengapresiasi langkah pemerintah menurunkan harga PCR. Itu merupakan kebijakan yang berasal dari upaya mendengarkan apa yang menjadi suara masyarakat. Ini menunjukkan presiden sangat terbuka mendengarkan masukan aspirasi dari masyarakat, itu langkah yang tepat dan perlu kita apresiasi," ujar Andre kepada wartawan, Jumat (29/10).

Pria yang juga menjabat sebagai ketua DPD Partai Gerindra Sumbar ini juga menggarisbawahi bahwa harga PCR di Indonesia saat ini merupakan yang termurah di Asia Tenggara. Ini merupakan sebuah kabar baik bagi masyarakat.

Baca Juga

"Apalagi salah satu yang termurah itu di Asia Tenggara. Kemenkes mengkaji kembali kalau bisa di bawah 200 ribu kenapa tidak diringankan? Negara betul-betul hadir, negara berpihak kepada masyarakat," tutur Andre.

Andre yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Ikatan Keluarga Minang ini menghormati kepada setiap pihak-pihak yang mengkritisi pemerintah berkaitan dengan harga PCR ini. Namun Andre meminta mereka yang melancarkan kritik, untuk juga memberikan pandangan objektif.

"Bagi teman-teman yang memberikan kritik kepada pemerintah tentu kita harus berperilaku objektif, pemerintah sudah mendengarkan aspirasi dan kritik, penanganan pandemi covid di Indonesia ini salah satu yang terbaik di dunia. Indikatornya adalah tingkat vaksinasinya, menjadi salah satu yang tertinggi di dunia," ujar Andre.

"Kami dukung pemerintah agar lebih optimal, dengan memberikan masukan konstruktif," pungkasnya. (*)

Komentar