Alirman Sori: Posisi Wakil Panglima Belum Mendesak

Metro- 10-11-2021 18:36
Anggota DPD RI asal daerah pemilihan (Dapil) Sumbar, Alirman Sori. (Dok : Istimewa)
Anggota DPD RI asal daerah pemilihan (Dapil) Sumbar, Alirman Sori. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Jakarta, Arunala - Adanya wacana untuk menambah struktur baru di institusi TNI yaitu posisi Wakil Panglima, memunculkan beragam tanggapan.

Salah satu tanggapan muncul dari anggota DPD RI, Alirman Sori yang menilai mengadakan posisi Wakil Panglima TNI itu bukanlah kebutuhan yang mendesak, apalagi dikaitkan dengan pergantian Panglima TNI yang berasal matra Darat dan wakil akan diisi matra Laut.

Alirman Sori mengingatkan, peranan wakil dalam institusi apapun tidak efesien dan efektif.

Baca Juga

"Posisi wakil tidak punya kewenangan dalam membuat kebijakan, apalagi organisasi TNI sudah bagus, terbagi tiga matra (TNI AD, TNI AL dan TNI AU) yang merupakan satu kesatuan yang utuh dan dipimpinan Pati bintang empat, sebagai penanggungjawab dan pengendali di masing-masing matra, untuk apalagi Wakil Panglima TNI diadakan dan juga tidak akan efektif," kata Alirman Sori melalui pesan singkatnya, Rabu (10/11).

Menurut Alirman Sori, terpilihnya Jenderal TNI Andhika Perkasa sebagai Panglima TNI sebagai calon tunggal oleh Presiden dan sudah mendapat persetujuan DPR, harus hormati sebagai hak proregatif Presiden.

"Yang terpenting, adalah bagaimana Panglima TNI yang baru ini bisa membawa harapan baru menjaga integritas TNI sebagai institusi yang diberi tugas oleh negara untuk mengawal dan menjaga kedaulatan NKRI dari gangguan baik yang datang dari dalam maupun dari luar dan jangan terlibat politik praktis," ucap Alirman Sori.

Dia mengimbau agar semua komponen bangsa apapun profesi, pekerjaaan dan jabatan agar menyikapi pergantian Panglima TNI sebagai hal biasa karena sudah ada aturan, tata cara dan mekanisme dalam proses pergantian Panglima TNI.

"Tidak perlu memperdebatkan soal matra Darat, Laut dan Udara, yang pasti Panglima TNI diisi oleh TNI yang sudah memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan perundangan," tegas Alirman Sori.

Ia berkeyakinan, Jenderal TNI Andhika Perkasa punya kemampuan mampuni mengkonsolidasi soliditas TNI.

"Tugas kita bersama bagaimana kehadiran Panglima baru semakin membuat TNI kuat, tangguh, unggul, berintegritas, dipercaya dan menjadi tentara negara," ujarnya lagi.

Untuk itu, dirinya menyarankan perlu pertimbangan yang matang atas wacana penambahan struktur jabatan baru Wakil Panglima TNI.

"Dalam suasana sulit saat ini (pandemi) dan terbatasnya kondisi keuangan negara, mestinya struktur organ negara dirampingkan, bukan ditambah, kecuali ada hal yang sangat strategis dan mendesak," pungkas Alirman Sori.

Komentar