Genius Umar Motivasi 129 Orang Kalifahnya

Metro- 11-11-2021 19:29
Para kalifah Kota Pariaman diberi motivasi oleh Wali Kota Genius Umar sebelum berangkat ke Kota Padangpanjang, Kamis sore (11/11). (Dok : Istimewa)
Para kalifah Kota Pariaman diberi motivasi oleh Wali Kota Genius Umar sebelum berangkat ke Kota Padangpanjang, Kamis sore (11/11). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala -- Sebanyak 129 orang kafilah Kota Pariaman, resmi dilepas Wali Kota Genius Umar untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-39 tingkat Sumbar yang diadakan di Kota Padangpanjang, yang akan berlangsung pada 12-19 November2021 mendatang.

Pelepasan rombongan kalifah yang akan mengikuti 31 cabang perlombaan di MTQ itu dilakukan di Hotel Safari Inn, Pantai Kata, Kota Pariaman Kamis sore (11/11).

Sebelum menuju Kota Padangpanjang, lebih dulu Genius Umar memberikan motivasi kepada para kalifah, agar mereka punya semangat menang di MTQ tersebut.

Baca Juga

"Kalau melihat semangat dan wajah berbinar para kafilah ini, saya punya keyakinan Kota Pariaman akan dapat berprestasi di MTQ ke-39 kali ini," kata Genius memotivasi kalifah.

Apalagi, terang Genius, dengan persiapan dari jauh hari yang telah dilakukan untuk pemusatan latihan para kafilah, misalnya pembinaan keagamaan dengan baik, mulai dari penyuluh agama, program pendidikan agama non formal dari MDA untuk pelajar SD, MDW untuk pelajar SMP, dan MDU untuk pelajar SMA serta lainnya.

"Khusus untuk penyuluh agama, Kota Pariaman malah memberikan insentif kepada penyuluh itu yang dibiayai dari APBD. Ini adalah satu-satunya di Indonesia, tidak ada daerah lain yang mempunyai program ini," ucapnya.

Genius juga menyebutkan, dengan predikat juara di MTQ kali ini adalah simbol bahwa Pemko Pariaman telah melakukan pembinaan keagamaan dengan baik.

"Kota ini mempunyai program Pusat Pendidikan Al Quran (Read Al Quran Center) di tiap masjid yang ada di tiap desa dan kelurahan, selain itu ada juga program Magrib Mengaji dan Subuh Mubaraqah, sehingga diharapkan kegiatan bernuansa Islami dan Qurani tersebut menjadi budaya dan kebiasaan bagi anak-anak, remaja dan masyarakat di Kota Pariaman," tukasnya.

Orang nomor satu di Kota Pariaman ini juga berharap, dengan berbagai program yang telah dibuat, kiranya kehidupan qurani, yang berlandaskan keagamaan yang dibangun selama ini, akan menjadikan generasi yang diciptakan tidak buta tulis baca Al Quran, dan nantinya disimbolkan dengan prestasi yang diraih di MTQ tahun 2021 ini.

"Kepada para kafilah Kota Pariaman, mulai dari official, pelatih, pendamping dan Qori dan Qoriah yang tanpa mengenal lelah, berlatih dengan tekun, walau dengan keterbatasan anggaran yang ada, tapi jangan jadikan keterbatasan yang ada untuk tidak bisa meraih prestasi," tuturnya.

Selain itu Genius juga meminta kepada kafilah asal daerahnya untuk bisa mempertahankan peringkat Kota Pariaman digelaran MTQ kali ini, minimal meraih runner up atau peringkat kedua, seperti yang pernah diraih Kota Pariaman di MTQ ke 37 tahun 2017 yang lalu.

Komentar