Adrian: Masih Ada yang Belum Paham KIP

Metro- 18-11-2021 14:01
Tim KI Sumbar saat lakukan visitasi KIP ke Perumda Air Minum Kota Padang, Kamis siang (18/11). (Dok : Istimewa)
Tim KI Sumbar saat lakukan visitasi KIP ke Perumda Air Minum Kota Padang, Kamis siang (18/11). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala -- Tim monitoting dan evaluasi dari Komisi Informasi (KI) Sumbar kunjungi Perusahaan daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang, Kamis siang (18/11).

Kedatangan tim ini untuk melakukan penilaian pada perusahaan air minum itu, mengingat Perumda ini merupakan salah satu nominator peringkat lima besar penilaian monev KI Sumbar.

Direktur Umum (Dirut) Perumda Air Minum Padang, Afrizal Kuning, didampingi para jajarannya menyambut langsung kedatangan tim KI Sumbar yang dikoordinir Adrian Tuswandi tersebut di ruang kerjanya.

"Selama visitasi ke badan publik perusahaan air minum, kami melihat masih banyak yang belum memahami pengelolaan informasi publik. Untuk itu, kami akan membuat kesepatan atau MoU dengan Perpamsi Sumbar, sehingga bisa memberikan tata cara pengelolaan informasi sesuai Undang-Undang KIP," ungkap Adrian Tuswandi dalam pertemuan itu.

Dalam visitasi ini, tim melihat secara faktual yang diisi dalam kuisioner, kemudian juga memberikan pemahaman kepada badan publik tersebut tentang pengelolaan informasi publik.

"Sesuai Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008, ada informasi serta merta, seperti kerusakan pipa air minum karena bencana alam, dan sebagainya. Selain itu, juga ada informasi yang dikecualikan, menyangkut rahasia perusahaan, rahasia negara, dan seterusnya," papar Adrian Tuswandi lagi.

Sementara itu, Dirut Perumda Air Minum Kota Padang, Afrizal Kuning, mengatakan, keterbukaan informasi publik telah dilaksanakan sejak lama.

"Air minum itu hajat hidup orang banyak, jadi informasinya harus terbuka. Jika tidak, maka masyarakat bisa salah paham dan berdampak buruk bagi perusahaan," katanya.

Dalam mengelola informasi publik, Afrizal Kuning menyampaikan pihaknya memanfaatkan berbagai platform media sosial, seperti, facebook dan instagram, sehingga informasi tersebut bisa diakses secara cepat oleh pelanggan.

"Selain itu, kami juga telah membuat aplikasi untuk mencek pemakaian air oleh pelanggan dan jumlah pembayarannya," tutur Afrizal.

Di pihak lain, saat tim KI Sumbar ini lakukan visitasi, terungkap bahwa Perumda Air Minum Kota Padang adalah satu satunya Perumda yang mempunyai PPID di Sumbar.

Komentar