Pemko Pariaman Ajukan RAPBD 2022

Metro- 08-11-2021 14:32
Genius Umar serahkan draf rancangan RAPBD 2022 kepada Ketua DPRD Kota Pariaman, Fitri Nora, Senin (8/11). (Dok : Istimewa)
Genius Umar serahkan draf rancangan RAPBD 2022 kepada Ketua DPRD Kota Pariaman, Fitri Nora, Senin (8/11). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala - Kota Pariaman ajukan rancangan APBD tahun 2022, dalam pengajuan itu Wali Kota Pariaman, Genius Umar, menyampaikan nota penjelasan tentang rancangan APBD Kota Pariaman Tahun 2022, dimana Pemerintah Kota Pariaman mengusulkan anggaran sebesar Rp616.934.202.345 kepada DPRD Kota Pariaman, di Ruang Rapat Utama DPRD Kota Pariaman, Desa Manggung, Kecamatan Pariaman Utara, Senin (8/11).

Sebelumnya Genius Umar juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kota Pariaman, yang telah menyetujui dan menandatangani KUA (Kebijakan Umum Anggaran) dan PPAS (Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara) APBD Kota Pariaman tahun 2022, pada Oktober yang lalu.

"Penyampaian Nota penjelasan tentang APBD Kota Pariaman Tahun 2022 ini, merupakan rangkaian dari kegiatan penyusunan APBD, sebagaimana yang diamanatkan dalam Permendagri Nomor 77 Tahun 2020, tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah, serta Permendagri Nomor 27 tahun 2021 tentang pedoman penyusunan APBD Tahun Anggaran 2022," ujarnya.

Baca Juga

Perkiraan pendapatan daerah pada APBD tahun 2022 sebesar Rp616.934.202.345, dengan rincian perkiraan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Rp50.913.438.431, Pendapatan Pajak Daerah Rp10.990.000.000, Hasil Retribusi Daerah Rp20.409.428.276, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Rp6.986.510.155 dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah Rp12.527.500.000," ucap Genius Umar.

"Untuk penerimaan dana transfer Tahun 2022, direncanakan dianggarkan sebesar Rp563.520.763.914, yang terdiri dari pendapatan transfer pemerintah pusat Rp536.740.853.000 rupiah dan Pendapatan transfer antar daerah sebesar Rp26.779.910.914 rupiah," tambahnya.

Sedangkan untuk Perkiraan belanja daerah tahun 2022 dianggarkan sebesar Rp698.210.258.151 rupiah, sehingga ada defisit anggaran sebesar Rp81.276.056.516 rupiah, yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun anggaran 2021.

"Pada kesempatan ini, saya juga menyampaikan kepada para Anggota Dewan, agar pokok-pokok pikiran (pokir) dari masing-masing anggota DPRD, seyogyanya sejalan dengan visi dan misi daerah, sehingga pokir yang diajukan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, agar pembangunan berkelanjutan dan merata, dapat kita wujudkan di Kota Pariaman," tutupnya.

Komentar