Kejari Pessel Musnahkan Barang Bukti Kejahatan

Metro- 25-11-2021 07:33
Pihak Kejari Pessel dan penyidik dari Polres setempat musnahkan barang bukti yang sudah divonis, Rabu (24/11). (Foto : SNM)
Pihak Kejari Pessel dan penyidik dari Polres setempat musnahkan barang bukti yang sudah divonis, Rabu (24/11). (Foto : SNM)

Penulis: Snm

Painan, Arunala - Sejumlah narkotika dan barang elektronik dari barang bukti hasil penangkapan Polres Pesisir Selatan (Pessel), dimusnahkan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, Rabu siang (24/11).

Pemusnahan barang bukti itu dilakukan di kantor Kejari Painan itu disaksikan langsung penyidik Sat Narkoba Polres Pessel serta sejumlah Kasi di Kejari itu.

Kasi Intel Kejari Pessel, Ricko Za Musti, didampingi Kasi Pidum Saparman mengatakan, pemusnahan barang bukti yang dilakukan hari itu merupakan kasus yang terjadi sepanjang Januari hingga November 2021, dan perkaranya sudah diputus Hakim di PN Painan.

"Kami melaksanakan ketetapan hakim yang sudah diatur sesuai undang-undang bahwa barang bukti hasil tindak kejahatan yang sudah diputuskan vonisnya di pengadilan harua dimusnahkan untuk mencegah disalahgunakan," kata Ricko.

Dari pantauan terlihat barang bukti yang dimusnahkan hari itu dominansi jenis narkotika. Ricko menyebutkan dari berbagai kasus dan perkara yang diputus PN Painan itu, kasus narkotika paling banyak mendominasi dengan total 54 perkara psikotropika dan narkotika.

"Adapun barang bukti yang dimusnahkan yaitu, narkotika ganja kering 5269.50 gram, narkotika jenis sabu 53, 14 gram dan hand phone 18 unit," ujar Ricko lagi.

Dia mengimbau masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam menekan atau memberantas peredaran narkotika dengan melaporkan berbagai temuan di lapangan yang mencurigakan kepada penegak hukum.

Proses penghancuran barang bukti tersebut dilakukan dengan berbagai macam cara, seperti narkotika dibakar dan didihkan di tong sampah besar, sedangkan untuk barang-barang elektronik dihancurkan dengan cara dilakukan pemecahan menggunakan alat.

Komentar