43 Anggota Pramuka Ikuti Pembekalan Kebencanaan

Metro- 28-11-2021 19:28
Para peserta pembekalan penguatan kapasitas Pramuka Peduli yang diadakan Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar, Minggu (28/11). (Dok : Istimewa)
Para peserta pembekalan penguatan kapasitas Pramuka Peduli yang diadakan Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar, Minggu (28/11). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Sebanyak 43 anggota Pramuka dari Kwartir cabang (Kwarcab) di kabupaten kota di Sumbar, ikuti pembekalan penguatan kapasitas Pramuka Peduli.

Kegiatan ini diselenggarakan Kwatir Daerah (Kwarda) 03 Gerakan Pramuka Sumbar yang berlangsung tiga hari, dimulai sejak Kamis (25/11) hingga Minggu sore (28/11).

Sekretaris Kwarda 03 Pramuka Sumbar, Amrel Amir mengatakan, pihaknya mengharapkan agenda penguatan kapasitas Pramuka Peduli yang dilaksanakan sejak Kamis kemarin bisa menghasilkan yang memuaskan.

Baca Juga

"Dengan kegiatan ini, kami mendorong terjalin koordinasi antara Kwarda dan Kwarcab berjalan baik ketika terjadinya bencana," ujar Amrel Amin, Minggu (28/11).

Menurut Amrel, kegiatan ini bertujuan agar Pramuka Peduli memahami prinsip-prinsip dasar dalam pengurangan risiko bencana, dan siap mendukung dil ini terdepan dalam edukasi kesiapsiagaan bencana maupun dalam situasi darurat bencana.

Ketua pelaksana kegiatan, Seno Sendanu menjelaskan, kegiatan dibuat untuk meningkatkan kembali kapasitas masing-masing Kwarcab untuk memanej Pramuka Peduli agar tetap aktif di daerah masing-masing.

Dia menambahkan, dalam kegiatan penguatan kapasitas ini, dihadirkan beberapa pemateri seperti akademisi dari Fakultas Kedokteran Unand, dr Ulya Uti Fasrini, Direktur eksekutif Kogami, Tommy Susanto.

Selanjutnya Kwarda Sumbar, Patra Rina Dewi, Ketua IJTI Sumbar, Jhon Nedi Kambang serta Komandan Pos Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Sofyan Efendi.

Selama kegiatan, peserta dibekali kemampuan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Hippocrates emergency team (Het) dari Fakultas Kedokteran Unand serta bagaimana menghadapi kebakaran mulai dari materi sampai praktek.

Komentar