BPBD Padangpariaman Latih F-PRB dan KSB

Metro- 08-12-2021 19:08
Peserta pembekalan peningkatan kapasitas kesiapsiagaan bencana yang diadakan BPBD Padangpariaman sedang dengar paparan dari salah seorang nara sumber, Rabu (8/12). (Dok : Istimewa)
Peserta pembekalan peningkatan kapasitas kesiapsiagaan bencana yang diadakan BPBD Padangpariaman sedang dengar paparan dari salah seorang nara sumber, Rabu (8/12). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padangpariaman, Arunala - Anggota Forum Pengurangan Resiko Bencana (F-PRB) dan Kelompok Siaga Bencana (KSB) Kabupaten Padangpariaman diberi pembekalan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten tersebut.

Pembekalan berupa peningkatan kapasitas ini untuk menyiapkan kemampuan anggota F-PRB dan KSB yang responsive dalam penanggulangan bencana.

"Mengingat Padangpariaman memiliki beberapa titik rawan bencana, perlu kesiapsiagaan bagi seluruh lapisan masyarakat untuk menghadapi bencana tersebut. Karenanya, peningkatan kapasitas F-PRB dan KSB ini jadi hal yang penting. Sehingga jika terjadi bencana, sudah siap menghadapinya dan tidak langsung panik," ungkap Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) BPBD, Wirman mewakili Kalaksa BPBD Padangpariaman, di kantor BPBD setempat, Rabu (8/12).

Baca Juga

Menurut Wirman, dengan ada pembekalan peningkatan kapasitas F-PRB dan KSB ini, juga sebagai upaya untuk meminimalisir jumlah korban akibat terjadinya bencana yang terjadi.

Sedangkan Kasi Kesiapsiagaan BPBD Padangpariaman, Alkadri, mengatakan kegiatan pembekalan ini melibatkan beberapa nagari yang sudah memiliki KSB dan F-PRB dan juga sudah melaksanakan Destana di kabupaten itu.

"Sebanyak 14 dari 15 nagari yang ikut pembekalan itu berada di sepanjang pesisir pantai Padangpariaman, tinggal satu nagari lagi yang belum dibentuk Destana yaitu Nagari Campago Selatan. Direncanakan pelaksanaan Destana 2022 berlokasi di Nagari Campago Selatan Kecamatan V Koto Kampung Dalam," kata Alkadri.

Disisi lain, pembekalan peningkatan kapasitas F-PRB dan KSB itu, penyelenggara menghadirkan dua nara sumber yakni dari Komunitas Siaga Tsunami (Kogami) Sumbar, Tomy Susanto dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Padangpariaman, Sonya Zukri.

Dua nara sumber ini memaparkan masing-masing bidang yang mereka kuasai, misalnya dari Kogami Sumbar menyangkut kesiapsiagaan bencana dan strategi penggulangannya sampai pada rencana aksi.

Sedangkan dari DPMD Padangpariaman memaparkan mengenai prioritas penggunaan Dana Desa (DD) 2022, yang sudah diakomodir bagi nagari yang ingin menganggarkan dana kebencanaan. Mulai dari pra bencana, tanggap darurat sampai pasca bencana.

Komentar