Genius Minta Warga Manfaatkan Perkarangan Rumah

Ekonomi-110 hit 01-05-2020 21:00
Istri Wako Pariaman Lucyanel Arlym motivasi masyarakat soal manfaat ketahanan pangan, Jumat (1/5). (Dok : Istimewa)
Istri Wako Pariaman Lucyanel Arlym motivasi masyarakat soal manfaat ketahanan pangan, Jumat (1/5). (Dok : Istimewa)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Pariaman, Arunala - Mengatasi kekurangan pangan di Kota Pariaman, terlebih dimasa pandemi Covid-19 ini, Pemko setempat meminta warganya memanfaatkan perkarangan rumahnya untuk dijadikan lahan untuk ditanam beragam sayuran yang bermanfaat bagi keluarga.

"Tujuan warga memanfaatkan perkarangan rumahnya itu untuk untuk memperkuat kembali ketahanan pangan keluarga," kata Wali Kota Pariaman Genius Umar, Jumat (1/5).

Untuk mengembalikan ketahanan pangan keluarga itu, Genius Umar minta Dinas Pertanian Kota Pariaman bersama PKK kota setempat.

Baca Juga

Keberadaan dua instansi ini, sebut wako ini sangat penting. Peran kedua pihak ini punya pendekatan yang kuat pada masyarakat.

Genius menyampaikan, sebagai satuan sosial terkecil, keluarga menjadi pondasi kekuatan ketahanan pangan nasional. Ketika kebutuhan pangan dalam keluarga tercukupi secara konsisten maka ketahanan pangan nasional akan terjaga.

"Untuk itu saya meminta masyarakat sadar akan hal itu. Sebab ketahanan pangan nasional dibangun dari ketahanan pangan keluarga," sebut Genius Umar.

Sebenarnya, lanjut Genius, pilar ketahanan pangan dalam keluarga bertumpu pada kemampuan seorang ibu untuk mengatur kebutuhan dapur.

Peran nyata tersebut menunjukkan pentingnya peran dan kiprah perempuan dalam menjaga ketahanan pangan keluarga yang berimbas pada ketahanan pangan nasional.

Sebagai satuan sosial terkecil keluarga menjadi pondasi kekuatan ketahanan pangan nasional. Ketika kebutuhan pangan dalam keluarga tercukupi secara konsisten maka ketahanan pangan nasional akan terjaga.

Pilar ketahanan pangan dalam keluarga bertumpu pada kemampuan seorang ibu untuk mengatur kebutuhan dapur. Peran nyata tersebut menunjukkan pentingnya peran dan kiprah perempuan dalam menjaga ketahanan pangan keluarga yang berimbas pada ketahanan pangan nasional.

Dijelaskan Genius, peran ibu dalam menjaga ketahanan pangan keluarga setidaknya terbagi dalam tiga hal: pertama, kemampuan untuk mengatur ekonomi keluarga sehingga mampu untuk membeli kebutuhan pangan. Pepatah mengatakan tidak boleh besar pasak daripada tiang (pengeluaran tidak lebih besar dari pendapatan).

Hal kedua yakni kreatifitas ibu dalam melakukan diversifikasi, dan faktor ketiga adalah kreatifitas untuk memanfaatkan lahan kosong sebagai tempat menanam tanaman pangan.

Para ibu yang tinggal di pedesaan biasanya akan memanfaatkan tanah di sekitar rumahnya untuk menanam bermacam kebutuhan pangan. Ketela, cabe, sayuran, bumbu dapur, dan palawija biasanya ditanam di sekitar rumah untuk menunjang pangan keluarga.

Meski dirinya menyadari warga yang tinggal di perkotaan dengan lahan perumahan yang sempit bisa memanfaatkan pot untuk menanam beragam sayuran yang bermanfaat bagi keluarga.

"Bahkan upaya memanfaatkan lahan kosong juga bisa dikelola di tingkat rukun tetangga caranya bisa dengan mengelola potensi di darat dan laut secara baik tentunya nanti akan menghasilkan produksi pangan melimpah," terang Genius Umar.

Lalu, sambung dia, bagi kaum ibu-ibu anggota PKK biasanya memiliki program untuk menunjang pangan keluarga. Selain tanaman pangan lahan kosong juga sering dimanfaatkan untuk menanam tanaman obat keluarga.

"Model kreatifitas yang dilakukan secara serentak di berbagai tempat bermanfaat untuk mendayagunakan potensi agraris yang dimiliki warga ini," kata Genius Umar.

Komentar