Kota Pariaman jadi Role Model Faskes Syariah

Metro- 16-12-2021 19:22
Wali Kota Genius Umar saat terima rombongan LK MUI Pusat di ruang kerjanya, Kamis (16/12). (Dok : Istimewa)
Wali Kota Genius Umar saat terima rombongan LK MUI Pusat di ruang kerjanya, Kamis (16/12). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala -- Rombongan Lembaga Kesehatan Majelis Ulama Indonesia (LK MUI) lakukan kunjungan ke Kota Pariaman, Kamis (16/12).

Kedatangan lembaga yang diketuai Dr M Abid Khumaidi ini untuk menandatangani nota kesepahaman dan perjanjian kerjasama (MoU) Fasilitas Kesehatan (Faskes) berbasis Syariah.

Penandatanganan MoU itu bentuk konkret LK MUI atas keseriusan Pemko Pariaman menyangkut Faskes berbasis syariah tersebut.

Baca Juga

Dalam pertemuan dengan Wali Kota Pariaman, Genius Umar di ruang kerjanya, M Abid Khumaidi menilai Kota Pariaman cukup siap dengan program yang dibuat LK MUI itu.

"Baru Kota Pariaman saja yang menyikapi serius program faskes berbasis syariah yang kami buat ini, sehingga kami menyepakati untuk menandatangani MoU dan perjanjian kerjasama dengan pemko ini," ujar Abid Khumaidi.

Wakil Ketua Umum IDI Pusat ini menjelaskan, karena Kota Pariaman yang mengajukan diri dan siap untuk Faskes Syariah ini, lalu dilakukan monitoring menyangkut kesiapan kota tersebut.

"Dari hasil pengamatan langsung, kami kemudian menjadikan kota ini sebagai role model faskel berbasis syariah di Indonesia dan jadi percontohan bagi daerah lain," jelas Abid Khumaidi.

Abid Khumaidi menambahkan nanti setelah Pemko Pariaman menentukan salah satu puskesmas atau RS di kota itu sebagai faskes yang menerapkan berbasis syariah, nantinya akan ditingkatkan dengan pengembangan infrastruktut dan SDM, yang akan dibiayai oleh LK MUI.

Sementara, Wali Kota Pariaman, Genius Umar mengapresiasi dipilihnya kota Pariaman sebagai percontohan bagi program faskel berbasis syariah yang dibuat LK MUI di Indonesia.

"Alhamdulillah, Pemko Pariaman menyambut baik kedatangan LK MUI Pusat ini, adapun MoU tentang faskes berbasis Syariah oleh LK MUI ini, keinginan Kota Pariaman dalam membangun Rumah Sakit (RS) Syariah dapat terwujud," ujar Genius Umar.

Dan menindaklanjuti MoU itu, Genius akan membentuk tim khusus, yang terdiri dari LK MUI dan pemkonya dalam rangka percepatan pembangunan faskes syariah itu.

"Saya juga akan siapkan Peraturan Wali Kota (Perwako) yang nantinya akan ditingkatkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) tentang faskes syariah ini untuk tahun depan, termasuk untuk melengkapi sarana dan prasarana penunjang untuk faskes tersebut," ungkapnya.

Genius berharap, dengan adanya RS Syariah di Kota Pariaman, maka akan memberikan multiplayer effect yang sangat besar bagi kotanya.

Untuk diketahui, konsep faskes syariah yang dibuat LK MUI itu adalah bagaimana pelayanan diterapkan dengan syarat syariah, seperti bangsal yang membedakan antara perempuan dan laki-laki, begitupun dengan dokter dan perawatnya juga dibedakan antara perempuan dan laki-laki.

Komentar