Kembangkan WFC, Pemko Datangkan Bimas dan Popo

Wisata- 19-12-2021 17:58
Genius Umar menemani Bimas dan Popo di Water Front City (WFC) Batang air Pam Pan, yang berada di Kelurahan Pondok II, Minggu (19/12). (Dok : Istimewa)
Genius Umar menemani Bimas dan Popo di Water Front City (WFC) Batang air Pam Pan, yang berada di Kelurahan Pondok II, Minggu (19/12). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala -- Putra dari Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin, yaitu Ahmad Syauqi (Gus Syauqi) kembali menggunjungi Kota Pariaman, Minggu (19/12).

Kunjungannya yang kedua kali ini, Bimas membawa serta beberapa orang, diantaranya Pendiri Josbi Lawfirm juga Ketua Asosiasi Pampi dan Produser Executive Pragita music, Bimas Nurcahya Tranggono, lalu ada Owner Java & Co (Java Adv/Java videotron), Java wood & Steel/The Ratan), Ari Prabowo Popo .

Kahadiran mereka itu guna melihat dari dekat potensi wisata Kota Pariaman untuk menunjang pengembangan konsep wisata Water Front City di kota itu.

Baca Juga

"Alhamdulillah, ini merupakan kunjungan kedua kali yang dilakukan Bimas dan Popo ke Kota Pariaman, dan kami di Pemko Pariaman akan mendukung dan terus support agar mereka dapat berinvestasi di kota ini dalam pengembangan wisata ini," ujar Wali Kota Pariaman, Genius Umar.

Genius Umar yang telah melihat kerja Bimas dan Popo mengembangkan wisata di Yogyakarta, juga menginginkan hal yang sama juga dilakukan kedua orang itu di Kota Pariaman, sehingga makin banyak pilihan destinasi wisata yang ada di kota ini.

"Semoga dengan kolaborasi dua anak muda hebat ini, destinasi Kota Pariaman dapat semakin baik dan maju lagi, seperti yang telah mereka lakukan di daerah lain, sehingga Pariwisata Kota Pariaman, semakin dikenal bukan hanya regional dan nasional saja, tetapi juga internasional," tukasnya.

Setelah menerima mereka di Kelurahan Taratak, Genius Umar kemudian membawa rombongan itu menuju Water Front City (WFC) Batang Air Pam Pan, di Kelurahan Pondok II menggunakan angkutan pariwisata.

Di lokasi wisata itu, Bimas dan Popo kemudian melakukan pemetaan tentang apa saja yang bisa mereka buat untuk Kota Pariaman itu.

"Dengan penerapan branding yang tepat dan didukung dengan tempat yang ikonik dan spesifik, nantinya akan ada beberapa destinasi yang akan mereka garap di Kota Pariaman ini," kata Bimas. (*)

Komentar