Padangpariaman Ajukan Permohonan ke BNPB

Metro- 21-12-2021 07:15
Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur saat menerima kedatangan tim dari BNPB di ruang kerjanya, Senin (20/12). (Dok : Istimewa)
Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur saat menerima kedatangan tim dari BNPB di ruang kerjanya, Senin (20/12). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padangpariaman, Arunala - Pemkab Padangpariaman mengajukan permohonan bantuan penanganan darurat kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Permohonan yang disampaikan itu berkaitan kondisi kabupaten itu yang rawan bencana, baik banjir maupun longsor.

Selain itu, kabupaten ini juga alami keterbatasan dana penanggulangannya.

Baca Juga

Ini disampaikan Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur kepada tim dari Kedeputian Kedaruratan BNPB dan perangkat daerah terkait, di ruang kerja Suhatri Bur, Senin (20/12) kemarin.

Ikut mendampingi Bupati, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman, Budi Mulya. Kabid Rehabilitasi Rekonstruksi BPBD, Yendri Munir, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang PUPR, Fauzil Irawadi, Kabid Sumber Daya Alam (SDA) Dinas PUPR, Fafdal Andrianos.

Materi yang dibicarakan dalam Rapat tersebut, membahas rencana penanganan darurat dampak kejadian banjir yang terjadi pada 17 Desember 2021 yang lalu.

Dalam kesempatan tersebut, disepakati Kedeputian BNPB siap membantu dan memberikan peluang untuk pengajuan permohonan bantuan penanganan darurat, dampak kejadian bencana tersebut.

Usai rapat, Budi Mulya menjelaskan akibat keterbatasan sumber daya yang dimiliki, sangat dibutuhkan bantuan dan dukungan dari BNPB dalam hal penanganan darurat.

"Apalagi setelah melihat begitu luasnya dampak kejadian cuaca ekstrem dan banjir, yang terjadi pada tanggal 17 dan 18 Desember 2021 lalu," kata Budi Mulya. (*)

Komentar