Tantangan Revolusi 5.0 Makin Komplit

Metro- 22-12-2021 10:26
Anggota MPR/DPD RI, Alirman Sori saat sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Bayang Painan, Rabu (22/12). (Foto : Arzil)
Anggota MPR/DPD RI, Alirman Sori saat sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Bayang Painan, Rabu (22/12). (Foto : Arzil)

Penulis: Arzil

Painan, Arunala - Anggota MPR RI, Alirman Sori kembali mengingatkan tantangan kebangsaan menyosong revolusi 5.0 civil society yang semakin komplit dan sarat dengan muatan kemajuan di segala bidang.

Terutama kemajuan ilmu dan teknologi yang membuat dunia tanpa batas. Memasuki fase transisi revolusi industri 4.0 menuju revolusi industri 5.0. Industri 4.0, menekankan pada revolusi digital berupa cyber physical.

Sedangkan revolusi industri 5.0, karakter penekanan lebih tertuju pada peran manusia sebagai pusat peradaban memanfaatkan teknologi digital sebagai alat pranata kehidupan dalam berbagai bidang.

Baca Juga

"Industri 5.0 lebih menekankan tidak hanya relasi machine to machine dan efektivitas robotic, tapi juga human to machine dan sebaliknya," ujar Alirman Sori, kepada Arunala.com di sela sosialisasi 4 Pilar MPR RI, di Hotel Gizella, Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Rabu (22/12).

Dia menyebut, berkaca pada kenyataan saat ini, menuntut semua juga harus dibekali subyek materi etika profesi dan kemampuan negosiasi.

"Salah satu yang mengantarkan kunci sukses adalah sikap integritas dan konsisten," tukas Alirman Sori.

Dia melanjutkan, dinamika perubahan global yang merupakan peluang dan sekaligus tantangan sangat diperlukan benteng pertahanan yang kokoh bagi bangsa Indonesia adalah menginterlisasikan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara dalam praktik kehidupan sehari-hari.

"Peneguhan internalisasi nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia diyakini akan mampu beradaptasi dengan kemajuan global dan perubahan memaksa setiap kita menjadi orang yang adaptif," ujar Alirman lebih lanjut.

Kemudian sambungnya, hal lain yang harus dikembangkan ke depan adalah mengkonsolidasikan keragaman menjadi kekuatan untuk terciptanya kerukunan dan kedamaian sesama anak bangsa.

Sementara itu, kegiatan sosialisasi 4 Pilar MPR RI, juga menghadirkan pemateri salah satu tokoh intelektual Sumbar, Zaitul Ikhlas, yang mengingatkan komponen anak bangsa bahwa kemajuan Iptek sangat diperlukan meningkatkan literasi bacaan.

"Perubahan paradaban dunia global akan mempengaruhi dimensi kehidupan manusia didalam pergaulan. Untuk itu sangat diperlukan membangun kesadaran kolektif kebangsaan," kata Zaitun Ikhlas dalam paparannya.

"Dengan adanya program sosialisasi 4 Pilar MPR RI akan dapat membangkitkan semangat patriotisme kebangsaan anak bangsa," pungkasnya.

Komentar