2021, Aktivitas Bongkar Muat di Pelindo Teluk Bayur Naik

Metro- 30-12-2021 19:08
DGM Komersil Pelindo Teluk Bayur, Hendri Adolf. (Foto : Arzil)
DGM Komersil Pelindo Teluk Bayur, Hendri Adolf. (Foto : Arzil)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Sepanjang Januari hingga November 2021 ini, aktivitas bongkar muat di pelabuhan PT Pelindo (Perseron) Regional 2 Teluk Bayur, Padang cenderung naik di banding tahun 2020 di periode yang sama.

Adanya kenaikan aktivitas bongkar muat di pelabuhan ini dikemukakan Deputy General Manager (DGM) Komersil Pelindo Reginal 2 Teluk Bayur, Hendri Adolf kepada Arunala.com di ruang kerjanya, Kamis siang (30/12).

"Secara umum memang ada kenaikan aktivitas di pelabuhan ini, baik itu menyangkut kunjungan kapal, jumlah arus barang, aktivitas peti kemas dan lainnya," kata Hendri Adolf.

Baca Juga

Dia merinci, misalnya untuk jumlah kunjungan kapal ke Teluk Bayur sejak Januari - November 2020 dengan Januari - November 2021 ada kenaikan sebesar 12,35 persen.

Bila dilihat dari jumlah GT kapal yang masuk ke Teluk Bayur ini misalnya pada periode Januari - November 2020 itu sebanyak 10,353 juta ton, dan naik menjadi 11,660 juta ton pada Januari - November 2021.

"Ini menunjukkan trend aktivitas di pelabuhan Teluk Bayur terus bergerak, dan malah meningkat, jika dibandingkan dengan sejumlah pelabuhan lainnya," tukas Hendri Adolf.

Untuk jumlah arus barang, Hendri menyampaikan dari 3,6 juta ton selama periode Januari - November 2020 dibanding dengan Januari - November 2021 yang nilainya menjadi 4,9 juta ton, dengan begitu ada kenaikkan sebesar 35,56 persen.

"Naiknya arus barang di Teluk Bayur ini dikarenakan adanya peningkatan pengiriman crude palm oil (CPO) dan batu bara melalui Pelabuhan Teluk Bayur ini," sambungnya.

Ditanya dari kenaikkan arus barang di pelabuhan itu, berapa persen yang disumbangkan dari pengiriman CPO maupun batu bara? Hendri menjawab, naiknya pengiriman arus barang itu masih didominasi dari CPO, karena produk normalnya di Sumbar ini adalah CPO, baru setelah itu produk batu bara, cangkang, dan produk lainnya.

Kemudian untuk aktivitas bongkar muat peti kemas, Hendri menjelaskan, selama Januari - November 2020 jumlahnya sebanyak 87 ribu Teus, sedang Januari - November 2021 sebanyak 97 ribu Teus. "Jadi bila ditotal ada kenaikkan sekitar 11,27 persen namun jumlahnya tidak begitu signifikan. Meski begitu, pihak Pelindo Teluk Bayur menargetkan arus bongkar muat peti kemas untuk 2022 ini sebanyak 130 ribu box atau 140 ribu teus," kata Hendri Adolf.

Komentar