Nurnas Minta Kembalikan Kejayaan Potensi Lokal

Metro- 11-01-2022 12:40
Anggota DPRD Sumbar asal daerah pemilihan Kabupaten Padangpariaman dan Kota Pariaman, Muhammad Nurnas. (Dok : Istimewa)
Anggota DPRD Sumbar asal daerah pemilihan Kabupaten Padangpariaman dan Kota Pariaman, Muhammad Nurnas. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Di usianya yang telah 189 tahun di hari ini (Selasa, 11/1) atau hampir memasuki 19 dasa warsa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padangpariaman sudah mesti harus "berlari kencang".

Mengingat kabupaten ini sudah dianggap melalui berbagai dinamika pembangunan dari tahun ke tahun.

Kemudian menilik dari momentum hari ulang tahun kabupaten ini, berbagai harapan dan saran disampaikan para tokoh asal kabupaten tersebut demi kebaikan dan kemajuan Padangpariaman.

Baca Juga

Seperti diungkapkan HM Nurnas Anggota DPRD Sumbar Dapil 2 (Kota Pariaman, Kabupaten Padangpariaman) anak Nagari Kataping Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padangpariaman, Muhammad Nurnas ketika dihubungi Arunala.com , Selasa (11/1).

"Lebih awal saya ucapkan selamat hari jadi Kabupaten Padangpariaman ke-189 tahun. Kemudian saya beri pendapat bagi kabupaten yang dipimpin Bupati Suhatri Bur dan Wakil Bupati, Rahmang ini harus lakukan kolaborasi secara total antara ranah dan rantau yang ada di Sumbar maupun luar Sumbar," kata Nurnas.

Alasan Nurnas menyebutkan hal itu karena dengan upaya kolaborasi total itu, maka berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Padangpariaman bisa tergarap secara optimal. Dia menjelaskan, dulu Padangpariaman terkenal dengan tanaman kelapa (karambia), selain juga dikenal dengan luasnya areal persawahan sehingga ada pembangunan irigasi Anai 1 dan Anai 2, meski kondisi hari ini luas areal itu sudah berkurang, lalu juga dikenal dengan potensi kakaonya (cokelat) yang pernah digalakkan pada era kepemimpinan almarhum Bupati Muslim Kasim.

"Jadi melihat potensi yang saya sebutkan tadi misalnya kelapa, yang kondisi sekarang harus banyak dilakukan peremajaan, maka perlu dikembalikan lagi keberadaan kelapa itu seperti dulu," ujar Nurnas.

Kemudian menyinggung lahan pertanian (persawahan) di Padangpariaman, Nurnas juga meminta pemkab setempat untuk kembali memproduksi bibit padi unggul yang dinamakan bibit unggul Batang Piaman.

"Masih pada masa kepemimpinan almarhum Bupati Muslim Kasim, bibit padi Batang Piaman ini sempat terkenal di kalangan petani dari berbagai daerah. Jadi menurut saya ini perlu digalakkan kembali produksinya," pinta Nurnas.

Dia melanjutkan, bukan sekadar menggalakkan produksinya saja, padi jenis ini juga harus jadi hal utama bagi Pemkab Padangpariaman untuk menaikkan income ekonomi kabupaten itu dan juga masyarakat petani di sana.

"Makanya, bupati dan seluruh jajarannya harus fokus ke potensi ini. Selain itu dinas teknis yang terkait dengan komoditi ini seperti Dinas Pertanian dan Dinas Perkebunan harus membaca peluang itu," tukas Nurnas lagi.

Sementara dari sisi DPRD, Nurnas yang merupakan anggota dewan asal Dapil 2 Padangpariaman dan Pariaman itu mengaku siap membantu di bidang pertanian dan perkebunan di Padangpariaman melalui Pokirnya.

"Hal itu sudah saya realisasikan dengan merealisasikan membantu sejumlah kelompok tani dan kelompok nelayan. Saya punya keinginan Kabupaten Padangpariaman itu menjadi sentra padi di Sumbar untuk saat ini dan masa depan," paparnya.

Selain itu, Nurnas juga melihat, Kabupaten Padangpariaman juga merupakan pintu gerbang wisata Sumbar, karena ada Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di kabupaten itu.

"Jadi banyak potensi Padangpariaman yang bisa "dikeroyok" untuk dikembangkan dalam meningkatkan PAD dan juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Padangpariaman ini," pungkas Nurnas.

Komentar