Tahun Ini Produksi Padi Sumbar Ditarget 1.5 Juta Ton

Metro- 20-01-2022 15:54
Wagub Sumbar, Audy Joinaldy saat lakukan panen raya Padi di Barung-Barung Balantai, Pessel, Kamis (20/1). (Dok : Istimewa)
Wagub Sumbar, Audy Joinaldy saat lakukan panen raya Padi di Barung-Barung Balantai, Pessel, Kamis (20/1). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala -- Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Audy Joinaldy menyebutkan, pada tahun 2022 ini Provinsi Sumbar ditarget pemerintah pusat untuk dapat memproduksi Padi sebanyak 1.542.893 ton.

"Target ini sebagai upaya mewujudkan program swasembada pangan berkelanjutan," ucap Audy pada sejumlah pejabat saat menghadiri panen raya bersama KUB Gerakan Pemuda Batang Tarusan dan Pondok Pesantren Iqra di Barung-Barung Balantai, Pessel pada Kamis (20/1).

Audy mengakui, target produksi yang ditetapkan itu cukup berat, namun untuk mendorong produksi pertanian secara optimal, pemerintah daerah bersama kelompok tani terus berupaya diantaranya melalui perbaikan jaringan irigasi, pembuatan embung, mencetak sawah baru dan berbagai upaya lainnya.

Baca Juga

"Dengan begitu, kita semua berharap dapat meningkatkan luas lahan tanam, serta berdampak pada peningkatan produksi padi di Sumatera Barat," terang Audy.

Disamping itu, sebutnya, pemerintah pusat juga membantu petani dengan berbagai jenis peralatan dan mesin pertanian, baik untuk pra tanam, panen, maupun pasca panen, dengan tujuan dapat mempercepat proses pengolahan tanah dan pasca panen, serta antisipasi berkurangnya tenaga kerja di lapangan.

Dalam upaya peningkatan produktivitas pertanian itu, Audy menyampaikan, penggunaan pupuk berimbang sesuai rekomendasi dan peningkatan penggunaan benih bermutu di tingkat petani juga harus menjadi perhatian.

"Penggunaan pupuk secara berimbang dan benih bermutu, serta penerapan teknologi pertanian tepat guna sesuai lokasi juga harus diperhatikan," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Rusma Yul Anwar mengatakan setidaknya ada 28 ribu hektare (ha) lahan tidur yang sudah dipetakan pemkab setempat. Lahan itu akan dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi pertanian.

"Dari hasil pemetaan kami, sejauh ini ada sekitar 28 ribu ha lahan yang bisa digunakan untuk mendorong produksi pertanian, dengan begitu mudah-mudahan ini dapat mendorong produksi pertanian, sekaligus mengentaskan kemiskinan, terutama di Pessel," kata Rusma Yul Anwar.

Komentar