Nevi : Telkom Grup Diminta Gratiskan Paket Data bagi Pelajar

Edukasi-315 hit 06-05-2020 23:07
Anggota Komisi VI DPR RI, asal Sumbar Nevi Zuairina. (Dok : Istimewa)
Anggota Komisi VI DPR RI, asal Sumbar Nevi Zuairina. (Dok : Istimewa)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Jakarta, Arunala - Anggota Komisi VI DPR RI, asal Sumbar Nevi Zuairina meminta perusahaan plat merah PT Telkom Tbk termasuk anak perusahaannya PT Telkomsel untuk bisa menghadirkan layanannya ke setiap daerah, terlebih bagi daerah yang blank spot.

"Hal ini berhubungan erat dengan program belajar dari rumah yang kini dilalui para pelajar di saat wabah Covid-19 berlangsung," ungkap Nevi Zuairina melalui keterangan tertulisnya kepada wartawan di Padang, Rabu (6/5).

Menurut Nevi, dalam mengikuti belajar di rumah, para pelajar ini tentunya membutuhkan kuota data dan jaringan internet yang memadai.

Baca Juga

"Sementara kita tahu program belajar di rumah ini sudah berjalan hampir dua bulan lamanya. Otomatis para pelajar ini butuh kuota dan jaringan yang memadai," sebut Nevi lagi.

Dia mencontohkan, bagi daerah-daerah pelosok atau desa-desa yang masih blank spot atau tidak tersedianya sinyal, jelas tidak menjadikan program belajar di rumah yang dilakukan para pelajar secara online jelas tidak memadai.

Melihat kenyataan serupa itu, terlebih bagi daerah-daerah yang berjarak di sekitar sekolah (radius 3-5 km) seharusnya menjadi prioritas bagi Telkom bersama anak perusahaannya untuk dioptimalkan jaringannya," pinta Nevi.

Dirinya juga mengapresiasi langkah PT Telkomsel selaku anak perusahaan PT Telkom Tbk sudah ada upaya gratiskan paket data sebesar 30GB. Tapi, sebut dia, itu hanya untuk aplikasi Ruangguru yang sangat terbatas implementasinya.

Padahal, imbuh Nevi, banyak aplikasi belajar online selain Ruangguru yang ada, misalnya Quipper, Zenius, Cakap, Bahaso, atau Udemy termasuk aplikasi pendidikan online lainnya saat ini.

"Mestinya aplikasi edukasi yang lain itu juga seharusnya bisa digratiskan juga oleh Telkom bersama Telkomsel, sehingga pelajar bisa lebih leluasa untuk mengakses kebutuhan belajarnya," tukas Nevi Zuairina.

Kemudian Nevi kembali mengingatkan, sesuai kesepakatan di Komisi VI, bersama Telkom Group beberapa waktu lalu, juga diharapkan mampu menyediakan layanan telekomunikasi andal dengan harga terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

Komentar