Indra Lesmana, Sumando Minang Kontestan MasterChef Indonesia Season 9

Metro- 07-02-2022 17:00
Indra Lesmana, Sumando Minang Kontestan MasterChef Indonesia Season 9. (Dok : Istimewa)
Indra Lesmana, Sumando Minang Kontestan MasterChef Indonesia Season 9. (Dok : Istimewa)

Penulis: Fajril

Padang, Arunala - Raden Indra Lesmana nama lengkapnya. Dia satu dari 22 kontestan MasterChef Indonesia Season 9. Namanya makin dijagokan netizen untuk the next Master Chef Indonesia Season 9 setelah memenangkan tantangan pertama pisang di galeri pada Sabtu (5/2).

Di tantangan pertama itu, Indra Lesmana membuat dessert Banana Cake White Caramelized Sauce With Jantung Pisang.

Hasil karyanya pun diapresiasi dengan baik oleh tiga juri yakni Chef Juna, Chef Renatta dan Chef Arnold. Kemenangannya ini pun kado ulang tahunnya menapak usia 37 tahun.

Baca Juga

"Untuk challenge pisang ya punya filling untuk memenanginya. Apalagi, saya pernah jual banana cake di kompleks ketika bulan puasa tahun lalu. Alhamdulillah, ketika itu, respons konsumen sangat bagus. Dari situ saya pede hadapi challenge pisang," kata Indra Lesmana, kepada Arunala.com melalui direct message Instagram @indra.mci9official, Senin (7/2).

Pascakemenangan itu , banyak netizen menjagokan Indra Lesmana ini untuk The Next MasterChef Indonesia Season 9.

"Alhamdulillah, banyak yang dukung saya. Saya akan terus berusaha dan berjuang semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik," tutur Indra yang juga sumando Minang ini.

Indra pun mengisahkan perjalanan hidupnya hingga ke MasterChef Season 9 ini. Suami dari Syuhada Amalia ini dekat dengan dunia kuliner karena keadaan.

Dia sejak kecil suka membantu ibunya memasak di dapur. "Pas kuliah pun diarahkan orang tua ke sekolah pariwisata," ucap pria kelahiran5 Februari 1985 ini.

Indra menceritakan, awalnya dia bekerja di hotel JW Marriott Jakarta dan Medan. Dari sana dia mulai banyak link pekerjaan. Dan mulai melamar kerja keluar negeri.

"Alhamdulillah, saya bisa kerja di Hotel JW Marriott Kuala Lumpur. Setelah itu saya mendapatkan banyak tawaran kerja di luar negeri. Dan saya pindah kerja ke Maldives dan Seychelles, negara di Afrika Bagian Timur," tuturnya.

Tahun 2013, sebut Indra, dia pindah ke Hotel Galaxy, Macau. Ketika di sana, dia mendapat kesempatan untuk mengikuti kompetisi High Tea di Macau dan Hongkong.

"Saat kompetisi, satu tim ada tujuh orang. Saya bertindak untuk urusan chocolate showpiece.

Alhamdulillah,

di dua kompetisi tersebut kami dapat juara dua," ungkap kontestan dari Cibinong ini.

Tahun 2021 dia pulang berlibur ke Indonesia tapi tidak bisa balik lagi ke Macau. Indra mengisahkan sebelum ikut MasterChef Indonesia Season 9, dia seorang pekerja penggali tanah. Ini dikarenakan masih terikat kontrak dengan tempat dia bekerja.

"Jadi saya belum bisa kerja di perhotelan. Maka dari itu saya ambil proyek galian tanah di Balaraja Tangerang dan PIK 2 Jakarta Utara," ucapnya seraya mengatakan upah yang diterimanya Rp 5 ribu dari satu truk yang masuk.

Dimana, per harinya ada 200 truk yang masuk. Siapa yang mendorong ikut kompetisi MasterChef Indonesia Season 9? Indra kemudian menceritakan terdorong karena melihat istri dan anak.

"Kala itu, membawa anak untuk imunisasi ke dokter. Berangkat kepanasan dan pulang kehujanan. Melihat anak menyusui saat berteduh membuat hati saya sedih. Istri saya risih hendak menyusui karena banyak orang. Dan anak pun kedinginan. Lalu MasterChef buka pendaftaran audisi online. Tanpa pikir panjang saya mendaftar," ceritanya.

Saat audisi di hadapan tiga juri, kata Indra, dia menyajikan menu pear splendor. Bahan-bahannya buah pear, kayu secang, cinnamon stick, ginger, lemon and lime zest. Kemudian, almond shortbread, pistachio mascarpone cream, honey yoghurt lime.

"Untuk buahnya ada strawberry, mangga dan kiwi serta mint

leaf

. Dan juga

edible gold powder

," ungkapnya. Untuk kayu secang, sebut Indra, khusus dibawanya dari Padang.

"Kayu secang khusus saya bawa dari Padang. Saya beli di Pasar Bandar Buat," sebut ayah dari Aileenhazelia ini.

Indra sendiri mengakui condong ke dessert. Meski demikian, dia tidak mau hanya main di dessert saja. "Ke depannya saya juga akan coba masakan savoury," paparnya.

Tantangan terberat di MasterChef Indonesia Season 9, tutur Indra, bukanlah dari peserta lain. Melainkan dari diri sendiri dalam menghadapi setiap tantangan di galeri.

"Yang terberat adalah how fast we think and how smart we work in the gallery MasterChef (seberapa cepat kita berpikir, dan seberapa cerdas kita bekerja di Galeri MasterChef)," kata Indra seraya menyebutkan ia siap mengerahkan semua kemampuannya saat bertarung di galeri MasterChef Indonesia Season 9.

"Ga punya trik khusus. Belajar dari buku dan banyak bertanya kepada teman-teman kontestan. Serta berusaha semaksimal mungkin dan terus berdoa kepada sang khalik," tegasnya seraya bertekad merengkuh juara 1 MasterChef Indonesia Season 9 dan bisa bawa mobil untuk istri dan anak.

Komentar