Wujudkan Satu Data, Pemko Pariaman dan BPS Gelar FGD

Metro- 09-02-2022 15:28
Asisten I Yaminurizal bersama Kepala BPS Kota Pariaman, Yuliandri saat lakukan FDG Satu Data Kota Pariaman, Rabu siang (9/2). (Dok : Istimewa)
Asisten I Yaminurizal bersama Kepala BPS Kota Pariaman, Yuliandri saat lakukan FDG Satu Data Kota Pariaman, Rabu siang (9/2). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala -- Asisten I Sekretariat Kota (Setko) Pariaman Yaminurizal menerangkan, data merupakan bagian penting dalam pemerintahan. Satu data akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Yaminurizal saat Focus Group Discussion (FGD) Satu Data Kota Pariaman 2022 bersama BPS, OPD dan stakeholder yang ada di Kota Pariaman, di aula Safari Inn, Kota Pariaman, Rabu (9/2).

"Untuk menghasilkan data yang satu diperlukan peranan masing -- masing institusi. Dalam hal ini, Bappeda akan jadi sekretariat Satu Data, Dinas Kominfo sebagai wali data, dan BPS sebagai pembina data. Inilah sebenarnya tujuan dilaksanakan FGD hari ini," kata Yaminurizal.

Baca Juga

Dia menyebutkan, FGD yang diadakan BPS Pariaman ini salah satu kegiatan yang mampu menghasilkan data yang akurat dan benar untuk dijadikan satu data.

Data ini, sambungnya, menjadi bagian penting dari suatu perencanaan sehingga dengan adanya data yang valid, setiap kegiatan akan sampai kepada sasarannya.

"Dalam mengumpulkan data, peran Dinas Kominfo sebagai wali data sangat dituntut. Wali data akan menghimpun statistik sektoral yang ada pada OPD, instansi vertikal, BUMN/BUMD, Rumah Sakit dan Lembaga Pendidikan Tinggi di Kota Pariaman," tambah Yaminurizal.

Kepada seluruh peserta yang mengikuti FGD, dirinya berharap bisa memberikan data yang benar sehingga hasil dari FGD Satu Data Kota Pariaman 2022 ini akan dituangkan dalam tabel dan buku Pariaman dalam Angka, serta jadi pedoman baik bagi internal maupun masyarakat dari luar Kota Pariaman.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Pariaman, Yuliandri mengatakan kegiatan FGD ini perwujudan Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

"Untuk mensukseskan satu data ini, kami juga sudah melakukan penandatanganan dengan Dinas Kominfo Kota Pariaman yang diketahui wali kota," ungkap Yuliandri.

Dia melanjutkan, pelaksanaan FGD secara rutin dilakukan tiap awal tahun. Itu dilakukan rangka evaluasi penyusunan publikasi Daerah Dalam Angka (DDA) dan sosialisasi metadata rekomendasi.

"Adapun tugas pokok BPS adalah melayani masyarakat, sehingga data ini dapat dijadikan sumber rujukan utama dalam mengukur keberhasilan pembangunan Kota Pariaman," tutup Yuliandri.

Komentar